Sudaryono Mengaku Tak Mau Terima Tamu di Kantor Terkait Dapur MBG
Sudaryono Tak Mau terima Tamu terkait Dapur MBG di Kantor.
Inter-Nasional 38 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Papua- Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan istri seorang anggota TNI dengan 13 prajurit di wilayah Papua tengah menjadi sorotan nasional pada akhir Februari 2026.
Peristiwa ini mencuat setelah suami korban melaporkan secara resmi ke atasan setelah mencurigai perilaku istrinya selama bertugas di Kodam XVII/Cenderawasih.
Perempuan berinisial FSN, berusia 26 tahun itu diduga melakukan hubungan terlarang dengan sedikitnya 13 prajuritTNI AD.
Baca Juga:
Mereka sebagian besar adalah prajurit muda, dengan 12 di antaranya lajang dan satu sudah menikah. Dari jumlah tersebut, 9 hingga 10 prajurit telah diperiksa, dan sebagian besar mengakui adanya hubungan terlarang.
Kasus ini terjadi di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih, mencakup wilayah Wamena di Markas Yonif 756/Wimane Sili (WMS), rumah dinas, hingga hotel. Penyelidikan resmi dimulai sejak 17 Februari 2026, dan kasus ini menjadi viral di media sosial sekitar akhir Februari 2026.
Baca Juga:
Pengakuan dan Barang Bukti
Dalam pemeriksaan, beberapa prajurit mengungkapkan bahwa inisiatif hubungan tersebut berasal dari FSN. Ia yang memulai percakapan, meminta nomor telepon, mengajak bertemu, hingga berhubungan intim.
"Wanita tersebut yang menggoda duluan," kata salah satu prajurit yang diperiksa. Barang bukti berupa ponsel dan rekaman chat telah diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan.
Respons Kodam XVII/Cenderawasih
Letkol Inf Tri Purwanto, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, menegaskan bahwa kasus ini sedang dalam tahap penyidikan resmi oleh Pomdam XVII/Cenderawasih, yaitu Polisi Militer Daerah.
"Proses penyidikan berjalan sesuai mekanisme hukum dan disiplin militer," jelasnya saat memberikan klarifikasi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa informasi lebih rinci hanya dapat diberikan oleh penyidik Pomdam dan bukan dari pihak penerangan. Kodam menangani kasus ini secara internal dan transparan dengan koordinasi yang erat bersama Pomdam untuk menjamin profesionalisme.
Kasus ini dianggap mencoreng nama baik institusi TNI karena melibatkan banyak prajurit sekaligus. Sampai saat ini, belum ada putusan akhir atau sanksi yang diumumkan karena proses penyidikan masih berlangsung. Namun, perhatian publik dan media tetap tinggi mengingat skala dan dampak yang ditimbulkan. (fajar)
Sudaryono Tak Mau terima Tamu terkait Dapur MBG di Kantor.
Inter-Nasional 38 menit lalu
Polsek Belawan Tangkap Empat Pelaku Pungli Berkedok Parkir Liar di Dermaga Bandar Deli.
Medan satu jam lalu
Bulog Perkuat Serapan Gabah di Simalungun, TNI Dampingi Monitoring dan Panen Bersama Demi Ketahanan Pangan Nasional.
Bisnis satu jam lalu
Paulus Presisi harus dibuktikan, bukan cuma sekadar slogan.
Sumut 2 jam lalu
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset Koruptor jangan cuma kehilangan jabatan, tapi juga hartanya.
Politik 3 jam lalu
Polres Asahan Gagalkan Pengiriman Sabu 40,21 Gram ke Provinsi Riau.
Sumut 4 jam lalu
Kapolres Sabang, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu Anak usia 15 tahun menjadi tersangka pencurian Rp481 juta, Begini perannya.
Peristiwa 5 jam lalu
Polres Binjai mengamankan 4 terduga pelaku penyalahgunaan narkotika.
Sumut 6 jam lalu
Persebaya Surabaya Kalahkan PSMS Medan 10, Green Force Lolos ke Semifinal Piala Presiden.
Sport 6 jam lalu
Saat padi terancam hama burung, Babinsa hadir mendampingi petani menjaga harapan panen.
Bisnis 6 jam lalu