Sat Samapta Polres Pematangsiantar Patroli R4
Memastikan situasi kamtibmas aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Pematangsiantar patroli R4.
Sumut 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Mekkah -Senin siang, tepat pukul 12.00 WAS, 360 jemaah haji 09 KNO telah menyelesaikan semua rangkaian ibadah haji armuzna dengan penuh kesyahduan dan kekhusukan.
Seruan zikir dan takbir serta talbiyah terus dilantunkan oleh jemaah haji kloter 09 sehingga tiada terasa air mata berderai tak tertahankan dan mereka saling bersalam salaman dan bermaaf maafan.
Selanjutnya mereka akan didorong untuk kembali ke hotel untuk persiapan melaksanakan Tawaf Ifadah, sa'i dan tahallul tsani.
Hal ini disampaikan oleh ketua Kloter 09 KNO Muhammad Lukman Hakim Hasibuan kepada Humas Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPHI) Sumatera Utara, Senin (9/6/2025).
" Alhamdulillah sekitar 360 Jemaah Haji KNO 09 yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji armuzna secara tertib dan sekarang selanjutnya dilakukan pendorongan oleh syarikah Rifadh ke hotel Diyar Al Jabri (715)," ujar Lukman.
Lukman juga mengatakan, saat dilakukan pendorongan, pihak syarikah dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang mengatur pemberangkatan di lokasi sangat kewalahan melihat jema'ah haji Indonesia tidak sabar untuk segera menaiki bus yang telah dipersiapkan dan saling berebutan, bahkan banyak bus yang tersandera dikarenakan jemaah haji tidak mengindahkan instruksi yang dilakukan PPIH dan syarikah di lapangan.
Padahal jika jemaah haji Indonesia disiplin dengan arahan petugas haji dan syarikah, fenomena ini tidak akan terjadi.
"Menurut pengamatan saya, apa yang terjadi di Arafah ke Muzdalifah dan Muzdalifah ke Mina sebagaimana yang di blow up media atau tiktok dikarenakan Jemaah haji kita kurang disiplin dan tidak menghidupkan budaya antri pada situasi tertentu. Inilah yang dikeluhkan pihak syarikah saat menghadapi fenomena Muzdalifah - Mina yang mengeluhkan kepada saya dan mengatakan bus tidak bisa masuk ke lokasi sebab terhalang oleh ribuan jemaah," ujar Lukman.
Namun Lukman juga tidak menafikan, penanganan syarikah satu sisi belum profesional dan ini diharapkan menjadi catatan ke depan. Seperti misalnya jumlah bus yang dimobilisasi syarikah tidak maksimal dan lebih mengandalkan model taraddudi ( bolak balik) yang tidak seimbang dengan jumlah jemaah sehingga mengakibatkan keterlambatan bus membuat suasana tidak kondusif sehingga jema'ah haji berjalan kaki menuju Mina.
Psikologi semacam itu, menimbulkan kepanikan, akhirnya jemaah mengambil inisiatif untuk berjalan ke Mina.
Memastikan situasi kamtibmas aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Pematangsiantar patroli R4.
Sumut 8 menit lalu
Pemkab Samosir pamerkan produk Unggulan daerah di Pekan Raya Sumatera Utara ke50 yang sudah resmi dibuka.
Medan satu jam lalu
Polres Pematangsiantar melaksanakan Upacara untuk proses kenaikan pangkat perwira dan b
Sumut 2 jam lalu
Bentuk Tim Cobra, Kasat Reskrim Baru Polres Karo memimpin pengungkapan kasus menonjol penganiayaan berat menyebabkan kematian.
Sumut 4 jam lalu
Pengakuan Lionel Messi Argentina Menderita Lawan Tanjung Verde
Sport 6 jam lalu
Motif Penganiaya ODGJ Lagi Ngamuk Hingga Tewas di Karo Kesal Motor Dibalikkan
Sumut 6 jam lalu
Lamine Yamal Tegaskan Tak Akan Bertato karena Keyakinan Sebagai Muslim
Sport 6 jam lalu
Kiper Tanjung Verde yang Bikin SpanyolArgentina Frustasi, Followernya dari 46 Ribu Kini 21 Juta
Sport 7 jam lalu
ODGJ Lagi Ngamuk Tewas Dianiaya Warga di Karo, 1 Pelaku Ditangkap.
Peristiwa 7 jam lalu
Pembunuh Mahasiswa Demi Cicilan Motor di Deli Serdang Dituntut Hukuman Mati.
Kriminal 7 jam lalu