Gerebek Sarang Narkoba di Sungai Buaya, Polsek Kotarih Amankan Terduga Pelaku
&lrmGerebek Sarang Narkoba di Sungai Buaya, Polsek Kotarih Amankan Terduga Pelaku dan Bakar Gubuk Liar
Peristiwa 39 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Diduga akibat kadar minyak yang tidak baik atau bermasalah, sejumlah SPBU di Kota Medan, Deli Serdang, Sergei dan Langkat tak berani menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite.
Salah seorang pengawas SPBU yang berada di Kelurahan Pekan Labuhan menuturkan, saat jni SPBU di lokasi tersebut mengalami kerusakan pada Selenoid Dispenser akibat menyalurkan BBM jenis pertalite dalam dua hari ini.
"Mesin kami lagi mengalami masalah. Kami tak tak tau penyebabnya apa. Teknisi telah dihubungi namun datangnya besok. Untuk mengisi Rp. 10 ribu saja sangat lambat ngisinya. Bukan kami saja yang mengalami masalah. Beberapa SPBU juga bernasib serupa dengan dispenser yang mengisi Pertalite," sebut pria tersebut pada sejumlah media, Sabtu(7/6/2025) sore.
Hal senada juga disampaikan seorang operator SPBU di Kota Medan yang meminta namanya tidak disebutkan. " Kejadian ini bisa di katagorikan minyak ini bodong. Dan bila kami menjualnya sama konsumen pasti bermasalah,"sebutnya.
Masih kata operator tersebut, peristiwa rusaknya Selenoid Dispenser SPBU berawal dari masuknya minyak jenis pertalite ke SPBU pada , Jumat (5/6/2025) malam.
"Tadi pagi ketika kami mau jual, mesin nozel pertalite bermasalah. Jumlah minyak yang keluar tidak sesuai dengan meteran dan kalau dipaksakan pasti menimbulkan komplain dari konsumen," katanya.
Tidak ingin ada komplain dari konsumen, SPBU tempatnya bekerja tidak menjual minyak tersebut. Bila dipaksakan, maka Selenoid Dispenser serta membranya akan mengembang.
"Agar tidak menjadi masalah, penjualan pertalite terpaksa dihentikan dan jika ditanya konsumen, kami bilang minyak habis," ujar operator SPBU, itu.
Disinggung tentang asal minyak, sumber mengaku tidak ada masalah dengan apa yang tertera pada dokumen yang diserahkan transportir.
"Hal ini sejak tadi pagi sudah kami laporkan ke Pertamina namun belum ada solusi," ujarnya.
Mirisnya, kerusakan Selenoid akibat Pertalite Bermasalah, pihak Pertamina meminta pada pihak SPBU untuk menggantinya dengan biaya sendiri.
Dikhawarirkan, jika masalah ini tidak segera diatasi, maka kelangkaan BBM jenis pertalite akan terjadi dalam beberapa hari ini dan dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak di masyarakat.
"Dari grup WA kami, diperkirakan sudah ada puluhan bahkan ratusan SPBU mengalami masalah yang sama dan belum tahu kapan hal ini bisa teratasi," ungkap operator tersebut.
Pantauan dari lapangan, hingga sore ini, SPBU Pasar 3, Marelan tidak menjual minyak jenis pertalite. Saat ditanya, operator mengaku minyak sedang dalam perjalanan.(Dn86)
&lrmGerebek Sarang Narkoba di Sungai Buaya, Polsek Kotarih Amankan Terduga Pelaku dan Bakar Gubuk Liar
Peristiwa 39 menit lalu
Pihak Pertamina Temui Warga. Dua Pilihan Diajukan, Terkait Dinding Tembok Tangki Timbun BBM Pertamina.
Medan 3 jam lalu
Persija Jakarta mengalahkan PSMS Medan dengan skor 41 di turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
Sport 3 jam lalu
Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Vietnam pada lanjutan Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sport 3 jam lalu
Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai, Haji Noor Sri Syah Alam Putra, ST menghadiri peluncuran Rumah Olahan Kedelai Indonesia (ROKI).
Sumut 11 jam lalu
Pastikan Kualitas Program MBG, Propam Polres Tapteng Lakukan Pengawasan Ketat di SPPG YKB Pandan dan Sarudik.
Sumut 12 jam lalu
Festival Bunga dan Buah 2026 Berakhir, Efektivitas Anggaran dan Dampak Ekonomi Jadi Sorotan.
Sumut 12 jam lalu
Ratusan pebalap sepeda dari berbagai daerah ambil bagian dalam ajang BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan.
Medan 12 jam lalu
Gubsu Resmikan Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu&ndashMandailing Natal, Pangkas Waktu Tempuh dan Perkuat Konektivitas.
Medan 13 jam lalu
Nenek 69 Tahun Tewas di Lantai di Tanjung Morawa.
Peristiwa 13 jam lalu