POSMETRO MEDAN,Tapanuli Selatan - Identitas kerangka manusia yang tertimbun tumpukan kayu di pinggiran Sungai Batangtoru, Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya terungkap. Kerangka itu diduga adalah korban banjir.
Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, IPTU Bontor Desmonth Sitorus, mengatakan kerangka manusia tersebut merupakan Tiarma Sitompul (55), warga Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
"Seorang warga bernama Hamzah Siregar mengaku menduga kuat bahwa kerangka tersebut merupakan ibunya, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat musibah banjir bandang Garoga pada November 2025 lalu," ucapnya, Senin (9/3/2026).
Baca Juga:
Menurut keterangan keluarga, identifikasi awal dilakukan melalui ciri susunan gigi bagian bawah korban.
"Berdasarkan keterangan keluarga dan ciri-ciri yang dikenali, kerangka tersebut diduga merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat banjir Garoga. Namun demikian, kami tetap melakukan pendataan dan pengumpulan keterangan dari para saksi," jelas Bontor.
Baca Juga:
Selain itu, beberapa minggu setelah bencana banjir terjadi, tas milik korban juga pernah ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan kerangka tersebut.
"Anggota keluarga juga menemukan tas milik korban di sekitar lokasi ditemukannya mayat tersebut," ucapnya.
Adapun kerangka tersebut ditemukan warga dengan kondisi kepala berupa tengkorak, tangan hingga siku berupa tulang tanpa daging, bagian dada hingga perut sudah tidak berbentuk, serta kaki hingga lutut berupa tulang tanpa daging.
Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial penemuan kerangka manusia yang diduga korban bencana banjir bandang di pinggiran Sungai Batangtoru, Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Dalam rekaman video tersebut terlihat kerangka manusia yang tidak utuh, terdiri atas bagian tengkorak kepala dan kerangka badan yang berada di dalam tumpukan kayu bekas banjir bandang. Kemudian warga membongkar tumpukan kayu dan mengevakuasi kerangka manusia tersebut.
Warga Tapanuli Tengah, Haris Lubis (32), mengatakan awalnya warga yang berada di sekitar lokasi melihat sesuatu yang janggal di tumpukan kayu tersebut. Setelah diperiksa, ternyata ditemukan kerangka manusia. Warga kemudian merekam kejadian itu.
"Warga yang berada di dekat lokasi melihat ada yang janggal dalam tumpukan kayu. Setelah dicek, ternyata kerangka manusia, kemudian warga merekamnya," ujar Haris.
Mengetahui hal tersebut, warga kemudian bergotong royong untuk mengevakuasi kerangka manusia tersebut dan melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat.
"Karena melihat kerangka manusia yang diduga korban banjir bandang, warga membongkar kayu dan memberitahu pihak kepolisian," ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan, Iptu Bontor Desmonth Sitorus, membenarkan video viral tersebut terkait penemuan kerangka manusia. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada Jumat (6/3/2026).
"Iya benar peristiwa tersebut. Kami menerima laporan dari masyarakat," ujarnya Senin (9/3/2026).
Ia mengatakan kerangka tersebut ditemukan di Sungai Batangtoru, Desa Aek Ngadol Sitinjak, Kecamatan Batangtoru.
"Jenazah ditemukan berada di tumpukan kayu di pinggiran Sungai Batangtoru, tepatnya di dalam lahan kebun sawit," ujarnya. (DetikSumut)
Tags
beritaTerkait
komentar