Sabtu, 14 Maret 2026
Temuan Baru Terkait Mahasiswi Unimed Meninggal di Kos

Banyak Kejanggalan, Orangtua Sudah Lapor Polisi

Faliruddin Lubis - Sabtu, 14 Maret 2026 07:03 WIB
Banyak Kejanggalan, Orangtua Sudah Lapor Polisi
WSP/IST
Polisi melakukan olah TKP.

POSMETRO MEDAN, Medan- Pihak keluarga akhirnya membuat laporan ke polisi atas kematian Maria Agustina Naibaho (22), mahasiswi semester 8 Universitas Negeri Medan (Unimed), yang ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Jenazah Maria Agustina Naibaho sendiri baru selesai diautopsi di RS Bhayangkara TK II Medan, Jumat (13/3/2025).

Maria Agustina Naibaho merupakan putri dari Anggota DPRD Tebingtinggi Periode 2024-2029 dan juga Bendahara DPC PDI-Perjuangan Tebingtinggi, Mangatur Naibaho.

Baca Juga:

Menurut salah satu anggota keluarganya yang enggan disebut namanya, ketika ditemui di RS Bhayangkara TK II Medan, pada tubuh Maria terdapat luka memar. Beberapa di antaranya ada di bawah ketiak kiri, lutut, hingga bagian organ vitalnya berdarah.

Kemudian, yang membuat semakin janggal ialah, handphone Maria disebut rusak terbelah di dalam kamar kos. Hal ini diungkapkan berdasarkan keterangan abang kandung Maria yang juga sebagai pelapor ke Polisi.

Baca Juga:

"Memar di bawah ketiak, memar lutut dan kelamin berdarah. Bercak darah di kamar mandi, dan handphone terbelah,"kata pihak keluarga, Jumat (13/3/2026).

Ayah korban, Mangatur Naibaho, juga membenarkan kalau pihaknya telah membuat laporan ke Polisi.

Laporan dilayangkan untuk mengungkap penyebab pasti kematian putrinya.

"Itu yang belum tahu saya (penyebab kematiannya). Lagi kita buat laporan Polisi. Namanya meninggal di tempat kos, sedikit banyaknya (curiga) pengen tahu penyebabnya,"ujar Mangatur Naibaho.

Mangatur menjelaskan, 2 hari sebelum ditemukan meninggal, anaknya sempat berkirim pesan ke ibunya. Dalam pesannya, ia mengatakan sedang sakit kepala hingga suaranya menghilang.

Namun demikian, Mangatur tidak menjelaskan secara rinci pesan singkat itu dikirim Maria atau siapa, karena tak mengangkat telepon ibunya atau memang menyampaikan dirinya sedang sakit. Sebab menurutnya, anak bungsunya itu tidak memiliki riwayat sakit.

"Belakangan tidak ada yang ganjil maupun mencurigakan. Tetapi, kata mamaknya hari Selasa, melalui WhatsApp dia ngeluh sakit kepala dan suaranya hilang,"kata Mangatur, Jumat (13/3/2026). (TribunMedan)

Tags
beritaTerkait
Mahasiswi Unimed Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Jadi Korban Tawuran
Minibus Hantam Truk di Tol Indrapura-Kisaran, 4 Orang Tewas, Berikut Nama-nama Korban
Diperkosa Ayah Tiri Sejak SD, Mahasiswi Ini Dipaksa Bungkam Karena Dipukuli
Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Putra Mahkota Reza Pahlavi Buka Suara
2 Akun TikTok Simpan Foto Mesra Pelaku dan Korban
komentar
beritaTerbaru