Senin, 17 Agustus 2026

Modus ‘Kawin Pesanan’ ke Tiongkok Terbongkar, Anggota DPR RI Mafirion: Buru Sindikat Internasional

Faliruddin Lubis - Jumat, 03 Juli 2026 00:32 WIB
Modus ‘Kawin Pesanan’ ke Tiongkok Terbongkar, Anggota DPR RI Mafirion: Buru Sindikat Internasional
IST
Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion

POSMETRO MEDAN,Jakarta- Praktik perdagangan orang bermodus perjodohan internasional kembali terkuak. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan keberangkatan seorang perempuan WNI berinisial FNR yang hendak dikirim ke Tiongkok untuk dinikahkan secara transaksional dengan pria setempat.

Pengungkapan kasus yang melibatkan tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok ini memicu desakan keras dari parlemen agar negara membongkar gurita sindikat perdagangan orang tersebut sampai ke akar-akarnya.

Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion menegaskan, negara harus hadir menutup rapat segala celah eksploitasi berkedok institusi pernikahan.

Baca Juga:

Kasus ini bermula dari kecurigaan petugas imigrasi saat proses wawancara paspor pada 4 Juni 2026. Korban yang awalnya mengaku hendak berwisata ke Malaysia, ternyata dijebak dalam jaringan "kawin pesanan" bernilai 60.000 Renminbi atau setara Rp150 juta.

Dari mahar jumbo tersebut, keluarga korban hanya menerima Rp50 juta, sementara Rp100 juta sisanya ditilep oleh sindikat untuk operasional dan keuntungan sepihak.

Baca Juga:

"Pemerintah harus memburu dan membongkar sindikat internasional di balik kasus ini karena mereka adalah aktor yang mengendalikan perekrutan dan mengambil keuntungan dari penderitaan para korban," kata Mafirion di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Mafirion memaparkan, keterlibatan kaki tangan lokal sebagai perantara berinisial AN menunjukkan kejahatan ini bekerja secara sistematis dan terorganisasi.

Para korban, ungkap Mafirion, umumnya diiming-imingi perbaikan ekonomi, lalu difasilitasi dokumen perjalanannya untuk diserahkan kepada pria asing yang sama sekali tidak mereka kenal.

Jika aktor intelektual lintas negara ini tidak diringkus, imbuh Mafirion, lingkaran setan ini dipastikan akan terus memakan korban baru.

"Modus seperti ini menunjukkan adanya jaringan yang bekerja secara sistematis. Jika aktor intelektualnya tidak ditangkap, sindikat hanya akan merekrut korban baru dengan pola yang sama. Karena itu, mata rantai kejahatan ini harus diputus sampai ke akar-akarnya," tegas Legislator asal Riau tersebut.

Tags
beritaTerkait
Anggota Komisi III DPR RI Mangihut Sinaga Sayangkan Polrestabes Medan Terlalu Dini Simpulkan Kematian Mantan Istri Polisi sebagai Bunuh Diri
Ade Jona Prasetyo Tekankan Kejujuran dan Kepercayaan sebagai Kunci Kesuksesan
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII: Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
Panda Raksasa Terekam Muncul di Ketinggian Ekstrem 4.120 Meter di Tiongkok
Bupati Karo Ajak Mitra Internasional dan Dunia Usaha Berkolaborasi Bangun Karo
2.000 SK PIP untuk Sekolah se-Kecamatan Lubuk Pakam Diserahkan
komentar
beritaTerbaru