TNI dan Warga Bersinergi Ciptakan Lingkungan Aman di Silau Kahean
Patroli Siskamling Koramil 19/SK Perkuat Keamanan Malam, TNI dan Warga Bersinergi Ciptakan Lingkungan Aman di Silau Kahean
Sumut satu menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan- Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, menyayangkan pernyataan Polrestabes Medan yang dinilai terlalu dini menyimpulkan kematian WL (35), mantan istri seorang anggota polisi, sebagai bunuh diri.
Menurutnya, aparat penegak hukum harus mengedepankan asas kehati-hatian dan mengungkap seluruh fakta sebelum menyampaikan kesimpulan kepada publik.
Mangihut menilai masih terdapat sejumlah kejanggalan yang perlu diusut secara menyeluruh agar tidak menimbulkan keraguan di tengah masyarakat maupun keluarga korban.
Baca Juga:
"Saya sangat menyayangkan apabila kesimpulan bunuh diri disampaikan terlalu dini, sementara masih ada sejumlah fakta yang perlu didalami. Penyidik harus bekerja secara profesional, objektif, dan transparan agar seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara terang," kata Mangihut Sinaga, Jumat, 7 Agustus 2026.
Politisi Partai Golkar yang juga mantan jaksa itu menilai penyidik perlu mengungkap berbagai aspek penting dalam penyelidikan, termasuk hasil pemeriksaan sidik jari pada senjata api yang digunakan dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga:
Selain itu, Mangihut mempertanyakan bagaimana korban dapat menguasai senjata api dinas milik mantan suaminya, mengingat keduanya telah bercerai sekitar tiga tahun lalu.
"Bagaimana korban bisa mendapatkan senjata api milik mantan suaminya? Padahal mereka telah lama bercerai dan korban baru beberapa hari datang dari Jakarta. Semua fakta tersebut harus dijelaskan secara utuh melalui proses penyidikan yang profesional," ujar Anggota DPR RI yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara III tersebut.
Mangihut juga meminta penyidik menelusuri seluruh alat bukti, mulai dari keterangan para saksi, hasil laboratorium forensik, sidik jari pada senjata api, rekaman CCTV apabila tersedia, hingga hasil autopsi secara komprehensif agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
"Jangan sampai ada fakta yang terlewat. Semua alat bukti harus diuji secara ilmiah sehingga penyebab kematian korban benar-benar dapat dipastikan berdasarkan bukti, bukan asumsi," katanya. (REL/WIK)
Patroli Siskamling Koramil 19/SK Perkuat Keamanan Malam, TNI dan Warga Bersinergi Ciptakan Lingkungan Aman di Silau Kahean
Sumut satu menit lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan komitmen sosialnya k
Medan 7 menit lalu
Laporan Wartawan soal dugaan pengancaman dan pelarangan liputan diatensi Kapolrestabes Medan.
Medan 12 menit lalu
Kakanwil Ditjenpas Sumut Monitoring Rutan Balige, Perkuat Kualitas Pelayanan, Pembinaan, dan Ketahanan Pangan.
Sumut 16 menit lalu
Anggota Komisi III DPR RI Mangihut Sinaga Sayangkan Polrestabes Medan Terlalu Dini Simpulkan Kematian Mantan Istri Polisi sebagai Bunuh Diri
Peristiwa 30 menit lalu
&lrmSinergi Jaga Kelestarian Alam, Pemkab Tapanuli Utara Bersama DPC Partai Demokrat Gelar Gotong Royong dan Penanaman Pohon di Tarutung.
Global 31 menit lalu
Samuel Pasaribu Diterima di 6 Universitas Top Dunia untuk Kuliah PhD. Super keren!
Profil 31 menit lalu
Timnas Indonesia akan melawan Singapura di Piala AFF 2026 malam nanti. Pelatih John Herdman meminta tim asuhannya untuk tampil tenang.
Sport 34 menit lalu
Polres Karo Kawal Gerak Jalan HUT RI ke81 Berlangsung Aman dan Tertib.
Sport 46 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Badan Gizi Nasional (BGN) akan menutup permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memiliki Sertifi
Inter-Nasional 47 menit lalu