Selasa, 04 Agustus 2026
Perjalanan Politik Ebenejer Sitorus, SE, MM

Saya Membantah Jika Suara Rakyat Bisa Dibeli

Duduk di DPRD dari Tahun 2009 Hingga Sekarang Tanpa Politik Uang
Toga Nainggolan - Selasa, 04 Agustus 2026 11:50 WIB
Saya Membantah Jika Suara Rakyat Bisa Dibeli
Istimewa

Namun situasi berubah ketika pimpinan Hanura di Sumatera Utara menyatakan bahwa nomor urut para mantan kader PDS akan diturunkan jika Ebenejer tidak ikut bergabung. Rekan-rekannya mendesaknya agar tetap maju sebagai bentuk solidaritas.

Akhirnya ia mengalah.

Keputusan itu lebih merupakan penghormatan kepada perjuangan bersama daripada ambisi pribadi. Proses pencalonannya bahkan berlangsung hampir setahun. Pada tahap awal, ia nyaris tidak melakukan aktivitas politik apa pun.

Sampai suatu hari istrinya, Nelly Silaen, mengingatkannya dengan kalimat sederhana yang terus ia kenang. "Apa pun ceritanya, janganlah sampai tidak ada pula suaramu, Pak. Malu juga kita."

Kalimat itulah yang membuatnya kembali bergerak.

Ia mulai mendatangi satu per satu pertemuan masyarakat, menghadiri partangiangan, berbincang langsung dengan warga, tanpa membawa bingkisan ataupun uang untuk dibagikan.

"Saya bukan bermaksud sok suci, tetapi memang saya tidak pernah membawa apa pun ketika menemui masyarakat. Kalau melihat tuan rumah menyediakan kopi atau makanan, paling saya titip sekadar pengganti, sekitar Rp200 ribu."

Dalam proses itu, justru sang istri yang kemudian menjadi orang yang paling gigih mendampinginya melakukan sosialisasi. Sekali lagi, usaha itu membuahkan hasil. Ebenejer terpilih menjadi anggota DPRD Sumatera Utara periode 2014–2019.

Naik ke tingkat provinsi tidak mengubah prinsip hidupnya. Ia tetap berpegang pada keyakinan bahwa satu-satunya penghasilan yang boleh diterima adalah yang sah menurut negara. Selebihnya, ia berusaha mengembalikannya kepada masyarakat melalui berbagai aktivitas pelayanan di daerah pemilihannya.

Ketika DPRD Sumut pada masa itu diterpa badai persoalan hukum yang menyeret sejumlah anggotanya, nama Ebenejer tidak pernah muncul dalam perkara apa pun.

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru