Selasa, 04 Agustus 2026
Perjalanan Politik Ebenejer Sitorus, SE, MM

Saya Membantah Jika Suara Rakyat Bisa Dibeli

Duduk di DPRD dari Tahun 2009 Hingga Sekarang Tanpa Politik Uang
Toga Nainggolan - Selasa, 04 Agustus 2026 11:50 WIB
Saya Membantah Jika Suara Rakyat Bisa Dibeli
Istimewa

Pada Pemilu 2019, ia sebenarnya kembali ingin berhenti. Namun partai mewajibkan seluruh anggota DPRD petahana untuk kembali maju. Ia mengikuti keputusan partai dan kembali memperoleh kepercayaan masyarakat. Pada Pemilu 2024, ia kembali terpilih untuk masa jabatan 2024–2029.

Keluarga yang Menjaga Prinsip

Menurut Ebenejer, ada satu faktor yang membuatnya mampu bertahan selama dua dekade di dunia politik tanpa tersandung persoalan hukum: keluarga.

"Istri saya bekerja keras ketika masa sosialisasi. Tetapi begitu saya duduk menjadi anggota dewan, dia sama sekali tidak pernah ikut campur urusan apa pun. Tidak pernah meminta proyek, tidak pernah menitip kepentingan. Dia fokus berdagang, marrengge-rengge. Saya harus akui, faktor itu sangat menentukan."

Ia juga banyak memperoleh kekuatan dari dua adiknya yang melayani sebagai pendeta, masing-masing di Kalimantan dan Jakarta.

"Meskipun si abangan, saya selalu mendengar pendapat, bahkan bimbingan spiritualnya. Pernah saya coba mengabaikan sarannya, hasilnya memang tidak baik."

Menjelang akhir perbincangan, Ebenejer kembali menegaskan keyakinan yang selama ini ia pegang.

"Sebagai politisi yang mencintai bangsa dan demokrasi, jangan justru kita merusak rakyat dengan membiasakan mereka menerima uang untuk memilih. Saya yakin, masih jauh lebih banyak masyarakat yang menginginkan wakil rakyat yang bekerja sungguh-sungguh daripada politisi yang mencoba membeli suara mereka."

Barangkali itulah pesan paling penting dari perjalanan politik Ebenejer Sitorus. Demokrasi memang tidak selalu berjalan ideal. Politik uang memang masih ada. Namun selama masih ada politisi yang memilih jalan kepercayaan daripada transaksi, dan masih ada rakyat yang memberikan mandat tanpa meminta imbalan, harapan bagi demokrasi Indonesia akan tetap hidup.

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru