Kantah Langkat Tinjau Lapang Pertimbangan Teknis Untuk PKKPR Berusaha di Besitang
POSMETRO MEDAN, Langkat Kantor Pertanahan ( Kantah) Kabupaten Langkat melaksanakan kegiatan Tinjau Lapang dalam rangka Pertimbangan Teknis
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Suasana rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumatera Utara siang itu terasa tegang. Angka Rp3,1 triliun yang disebut Menteri Keuangan sebagai dana "mengendap" di bank daerah menjadi sorotan tajam publik.
Namun, Wakil Ketua DPRD Sumut, Ihwan Ritonga, menepis isu tersebut dengan nada penuh kehati-hatian. "Itu bukan sepenuhnya milik Pemerintah Provinsi Sumut," ujarnya.
Pernyataan Ihwan bukan tanpa dasar. Ia hadir dalam forum Banggar bersama Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumut, Benny Hariyanto Sihotang, setelah melakukan serangkaian klarifikasi langsung ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta Direksi Bank Sumut.
Baca Juga:
"Kami sudah konfirmasi. Dana atas nama Pemprov Sumut saat ini hanya sekitar Rp1 triliun lebih, seluruhnya dalam bentuk giro, bukan deposito. Jadi tidak benar kalau dana Rp3,1 triliun itu milik Pemprov saja," kata Benny dalam forum terbuka di DPRD Sumut, Rabu (22/10/2025) malam.
Menurut penelusuran Fraksi Gerindra, kekeliruan muncul dari data yang bersumber dari Bank Indonesia. Dalam sistem BI, simpanan seluruh pemerintah daerah—baik provinsi, kabupaten, maupun kota—kerap tercatat secara agregat dengan nama "Pemerintah Provinsi Sumatera Utara."
Baca Juga:
"Jika data itu ditarik secara agregat, maka akan muncul angka Rp3,1 triliun. Padahal di dalamnya termasuk simpanan milik Kota Medan, Deli Serdang, dan daerah lainnya," jelas Benny.
Dengan kata lain, angka Rp3,1 triliun bukanlah dana yang ditimbun Pemprov Sumut, melainkan gabungan simpanan lintas daerah yang secara administratif tercatat di bawah satu label wilayah.
Isu paling panas dalam polemik ini adalah tudingan bahwa dana pemerintah sengaja disimpan dalam bentuk deposito untuk mengejar bunga. Di sinilah Fraksi Gerindra mengambil posisi tegas.
"Kalau pun ada dana disimpan dalam deposito, kami akan mempertanyakannya keras. Pemerintah daerah bukan lembaga keuangan. Uang rakyat harus segera kembali ke rakyat, bukan jadi alat mencari bunga," tegas Benny.
Sementara itu, Ihwan Ritonga menambahkan bahwa pihaknya telah meminta BKAD membuka data kas daerah secara transparan di depan rapat Banggar, termasuk rincian penempatan dana dan alasan administratifnya.
POSMETRO MEDAN, Langkat Kantor Pertanahan ( Kantah) Kabupaten Langkat melaksanakan kegiatan Tinjau Lapang dalam rangka Pertimbangan Teknis
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Kanker serviks adalah salah satu penyakit mematikan yang dapat menyerang perempuan. Untuk meningkatkan kesadaran se
Lifestyle 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sebagai instansi vertikal telah banyak berpa
Inter-Nasional 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Masyarakat yang didatangi petugas ukur untuk melakukan pengukuran tanah diimbau agar memastikan petugas yang datang
Inter-Nasional 4 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menegaskan komitmen Pemko Medan untuk membenahi fasilitas dan pelayanan r
Medan 12 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Suasana kekeluargaan yang penuh kehangatan menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra. Wali Kota Medan, Rico Tri Put
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDANGuna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan dan geng motor yang kerap meresahkan warga saat malam akhir pekan, Pol
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Padangsidimpuan Setelah sukses dua tahun berturutturut 2023 dan 2024, Keluarga besar MAN 2 Padangsidimpuan kembali meraih
Sumut 19 jam lalu
Pegawai Terekam Injak Buah Melon di Dapur MBG, Tuai Kecaman Publik.
Viral 19 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Panai Hulu Situasi peredaran narkotika di wilayah Panai Hulu kian mengkhawatirkan. Informasi yang dihimpun d
Kriminal 19 jam lalu