Tempo 4 Hari, Pelaku Curat Diringkus Tim Resmob Polres Simalungun
Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Jalan Sengon, Lingkungan X, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok dibongkar.
Peristiwa 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -
Drama pengisian kursi kosong DPRD Sumatera Utara dari PDIP kian menyerupai teka-teki politik yang tak kunjung terbuka. Di tengah sorotan publik dan desakan media, mantan Wakil Ketua Bappilu PDIP Sumut Mangapul Purba justru memilih langkah yang tak biasa. Diam.
Ketika Posmetro Medan mencoba meminta klarifikasi terkait lambannya proses Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk kursi PDIP yang lowong setelah mantan anggota DPRD Faizal terjerat kasus hukum, Mangapul memberikan jawaban pendek namun sarat isyarat.
Baca Juga:
Upaya konfirmasi dimulai dengan pertanyaan standar: mengapa kursi itu belum di-PAW, apakah sudah ada usulan nama ke DPP, apakah ada perbedaan pandangan antara DPD dan DPP, serta bagaimana pertimbangan etika dalam menentukan calon pengganti pertanyaan yang kini menjadi bisik-bisik di kalangan internal banteng.
Namun respon Mangapul justru memunculkan lapisan cerita baru
Baca Juga:
"No comment, saya juga bukan pengurus lagi, Bu."
Mangapul Purba, kepada Posmetro Medan, Minggu (23/11/2025) sore .99
Jawaban singkat itu jatuh seperti palu sidang tegas, namun menyimpan gemuruh. Mantan Wakil Ketua Bappilu yang selama ini dikenal vokal itu memilih menutup pintu rapat-rapat soal dinamika internal PDIP.
Saat kembali ditanya mengenai posisinya saat ini, Mangapul hanya menambahkan, saat ini saya "Anggota biasa,:jelasnya melalui pesan whatsapp-nya.
Padahal, beberapa waktu lalu, publik mengetahui bahwa ia adalah salah satu figur kunci PDIP Sumut. Kini, dengan perubahan susunan pengurus baru yang dilantik DPP, posisinya bergeser drastis sebuah perubahan yang banyak ditafsirkan sebagai sinyal keras dinamika internal banteng.
Bagi Posmetro Medan, jawaban Mangapul justru membuka pintu pertanyaan yang lebih besar.
Mengapa seorang figur sentral PDIP memilih diam di saat partainya tengah disorot publik?
Mengapa kursi PAW itu tak kunjung terisi?
Adakah tarik-menarik kekuatan antara DPD dan DPP?
Fakta bahwa DPP PDIP sendiri sebelumnya memberikan penjelasan normatif terkait "perbedaan konteks" kasus DPRD Sumut, menambah bumbu investigasi dalam isu ini.
Publik menanti jawaban
Apakah keheningan Mangapul adalah bentuk loyalitas pada partai, atau sinyal bahwa ada dinamika besar yang sedang bergerak di ruang gelap politik internal PDIP?
Yang jelas, hingga hari ini, kursi DPRD Sumut dari PDIP itu masih kosong dan jawabannya belum muncul dari dapur partai banteng.
Sementara Mangapul menutup komentar, pertanyaannya tetap menggantung.(erni)
Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Jalan Sengon, Lingkungan X, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok dibongkar.
Peristiwa 5 menit lalu
Unit Reskrim Polsek Tebing Tinggi berhasil menangkap seorang pria berinisial MSN alias Sidik (43) warga Kerompol.
Peristiwa satu jam lalu
Seorang Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis ekstasi.
Medan 2 jam lalu
Satres Narkoba Polres Binjai Berhasil Ciduk 3 Pelaku Narkoba, Amankan Sabu dan Ekstasi.
Sumut 3 jam lalu
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Warga Diminta Tak Mendekat Radius 3 Km.
Peristiwa 3 jam lalu
WBP Diduga Edarkan Sabu dari Dalam Lapas Binjai, Leo Disebut Kerap Gunakan Pod Getar Bersama Petugas.
Sumut 4 jam lalu
Pengurus Daerah Bhayangkari Sumatera Utara melalui program Bhayangkari Peduli membantu pengungsi gunung Sinabung di Karo.
Sumut 15 jam lalu
Dittipidter) Bareskrim Polri menggeledah sebuah toko emas di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, terkait dugaan penyelundupan emas.
Inter-Nasional 15 jam lalu
razia gabungan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2206 di Jalan Merdeka depan Dinas Pendidikan (Disdik).
Sumut 15 jam lalu
Memperkuat komunikasi dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan Kapolres Asahan silaturahmi ke Muhammadiyah kabupaten itu.
Sumut 15 jam lalu