Lindungi Masyarakat Dari Hantavirus, Gubsu Bobby Nasution Imbau Jaga Kebersihan Lingkungan
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penye
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -
Drama pengisian kursi kosong DPRD Sumatera Utara dari PDIP kian menyerupai teka-teki politik yang tak kunjung terbuka. Di tengah sorotan publik dan desakan media, mantan Wakil Ketua Bappilu PDIP Sumut Mangapul Purba justru memilih langkah yang tak biasa. Diam.
Ketika Posmetro Medan mencoba meminta klarifikasi terkait lambannya proses Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk kursi PDIP yang lowong setelah mantan anggota DPRD Faizal terjerat kasus hukum, Mangapul memberikan jawaban pendek namun sarat isyarat.
Baca Juga:
Upaya konfirmasi dimulai dengan pertanyaan standar: mengapa kursi itu belum di-PAW, apakah sudah ada usulan nama ke DPP, apakah ada perbedaan pandangan antara DPD dan DPP, serta bagaimana pertimbangan etika dalam menentukan calon pengganti pertanyaan yang kini menjadi bisik-bisik di kalangan internal banteng.
Namun respon Mangapul justru memunculkan lapisan cerita baru
Baca Juga:
"No comment, saya juga bukan pengurus lagi, Bu."
Mangapul Purba, kepada Posmetro Medan, Minggu (23/11/2025) sore .99
Jawaban singkat itu jatuh seperti palu sidang tegas, namun menyimpan gemuruh. Mantan Wakil Ketua Bappilu yang selama ini dikenal vokal itu memilih menutup pintu rapat-rapat soal dinamika internal PDIP.
Saat kembali ditanya mengenai posisinya saat ini, Mangapul hanya menambahkan, saat ini saya "Anggota biasa,:jelasnya melalui pesan whatsapp-nya.
Padahal, beberapa waktu lalu, publik mengetahui bahwa ia adalah salah satu figur kunci PDIP Sumut. Kini, dengan perubahan susunan pengurus baru yang dilantik DPP, posisinya bergeser drastis sebuah perubahan yang banyak ditafsirkan sebagai sinyal keras dinamika internal banteng.
Bagi Posmetro Medan, jawaban Mangapul justru membuka pintu pertanyaan yang lebih besar.
Mengapa seorang figur sentral PDIP memilih diam di saat partainya tengah disorot publik?
Mengapa kursi PAW itu tak kunjung terisi?
Adakah tarik-menarik kekuatan antara DPD dan DPP?
Fakta bahwa DPP PDIP sendiri sebelumnya memberikan penjelasan normatif terkait "perbedaan konteks" kasus DPRD Sumut, menambah bumbu investigasi dalam isu ini.
Publik menanti jawaban
Apakah keheningan Mangapul adalah bentuk loyalitas pada partai, atau sinyal bahwa ada dinamika besar yang sedang bergerak di ruang gelap politik internal PDIP?
Yang jelas, hingga hari ini, kursi DPRD Sumut dari PDIP itu masih kosong dan jawabannya belum muncul dari dapur partai banteng.
Sementara Mangapul menutup komentar, pertanyaannya tetap menggantung.(erni)
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penye
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDANMEDAN Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan memperce
Medan 5 jam lalu
Camat Medan Polonia Fasilitasi Mediasi Persoalan Penutupan Tembok Viral di Jalan Pekong.
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDANKetua Garda Pemuda NasDem Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Defri Noval Pasaribu dan Sekretaris Ronny Reynaldo
Politik 7 jam lalu
Pekerja Pengambil Timah Tertimbun Longsor di Medan Deli Ditemukan Tewas
Peristiwa 8 jam lalu
Sat Reskrim Polres Sergai Ungkap Kasus Curat, Dua Pelaku Dibekuk.
Kriminal 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali gelar Family Gathering. Kegiatan yang dir
Medan 10 jam lalu
Puskesmas Medan Labuhan Pastikan Kondisi Bayi Salwa Membaik dan Berat Badan Meningkat Pasca Operasi.
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Memperkuat koordinasi antar lembaga penegak hukum, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Labuhanbatu, Jeffry Paultje
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhan Warga Medan Labuhan kini tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mengurus administrasi k
Politik 11 jam lalu