Rabu, 04 November 2026

Saat Golkar Berubah Arah, Kepemimpinan Diuji oleh Waktu dan Kepedulian

Faliruddin Lubis - Rabu, 14 Januari 2026 01:35 WIB
Saat Golkar Berubah Arah, Kepemimpinan Diuji oleh Waktu dan Kepedulian
IST
Timbul Jaya Hamonangan Sibarani.

"Kepedulian itu bukan retorika. Ketika pemimpin turun langsung ke lapangan, di situ ada empati, ada keberanian mengambil beban," ujarnya.

Dalam pandangan Timbul, peran mantan ketua tidak berhenti ketika jabatan berakhir. Jaringan nasional, pengalaman panjang, dan kedekatan emosional dengan kader tetap memiliki arti penting-untuk, untuk menjaga kesejukan partai.

Baca Juga:

"Dalam masa transisi, kehadiran figur yang dihormati bisa menjadi penyangga moral. Supaya partai tetap teduh, tetap produktif," ucapnya.

Ia berharap Musda Golkar Sumut mendatang bukan hanya melahirkan struktur baru, tetapi juga kesadaran baru, bahwa politik yang sehat bertumpu pada etika, kepedulian, dan kesinambungan.

Baca Juga:

"Golkar harus terus bertransformasi. Bukan hanya kuat secara organisasi, tetapi juga matang secara moral. Dari Sumatera Utara, Golkar harus memberi teladan bahwa politik bisa dijalankan dengan kepala dingin dan hati yang hangat," pungkas Timbul.

Di tengah hiruk-pikuk wacana dan spekulasi, narasi seperti inilah yang kerap terlupakan, bahwa kekuasaan bersifat sementara, tetapi keteladanan adalah jejak yang tinggal paling lama.(erni)

Tags
beritaTerkait
PD-14 Sumut dan FMSI Dukung Farianda Sinik Kembali Pimpin PWI Sumut, Dinilai Peduli dan Fleksibel
AKBP Wahyu Endrajaya Dimutasi, Kapolres Labuhanbatu Kini Dijabat AKBP Rafli Nugraha
Wali Kota Siantar Wesly Silalahi Hadiri Penutupan Open Turnamen Voli Antar Klub se-Sumatera dan Turnamen Voli Antar Pelajar SMA se-Sumut
Rizal Rudi Surya Maju sebagai Ketua DKP PWI Sumut
Dari 100 Anggota DPRD Sumut, Hanya 14 Orang yang Ikut Paripurna
Polda Sumut Ungkap Dugaan Manipulasi Takaran BBM di Sergai, Manajer dan Supervisor SPBU Jadi Tersangka
komentar
beritaTerbaru