Selasa, 15 September 2026

Saat Golkar Berubah Arah, Kepemimpinan Diuji oleh Waktu dan Kepedulian

Faliruddin Lubis - Rabu, 14 Januari 2026 01:35 WIB
Saat Golkar Berubah Arah, Kepemimpinan Diuji oleh Waktu dan Kepedulian
IST
Timbul Jaya Hamonangan Sibarani.

"Kepedulian itu bukan retorika. Ketika pemimpin turun langsung ke lapangan, di situ ada empati, ada keberanian mengambil beban," ujarnya.

Dalam pandangan Timbul, peran mantan ketua tidak berhenti ketika jabatan berakhir. Jaringan nasional, pengalaman panjang, dan kedekatan emosional dengan kader tetap memiliki arti penting-untuk, untuk menjaga kesejukan partai.

Baca Juga:

"Dalam masa transisi, kehadiran figur yang dihormati bisa menjadi penyangga moral. Supaya partai tetap teduh, tetap produktif," ucapnya.

Ia berharap Musda Golkar Sumut mendatang bukan hanya melahirkan struktur baru, tetapi juga kesadaran baru, bahwa politik yang sehat bertumpu pada etika, kepedulian, dan kesinambungan.

Baca Juga:

"Golkar harus terus bertransformasi. Bukan hanya kuat secara organisasi, tetapi juga matang secara moral. Dari Sumatera Utara, Golkar harus memberi teladan bahwa politik bisa dijalankan dengan kepala dingin dan hati yang hangat," pungkas Timbul.

Di tengah hiruk-pikuk wacana dan spekulasi, narasi seperti inilah yang kerap terlupakan, bahwa kekuasaan bersifat sementara, tetapi keteladanan adalah jejak yang tinggal paling lama.(erni)

Tags
beritaTerkait
Bawa Sabu Dari Malaysia, Warga Aceh Tamiang Terciduk di Ringroad
Gelar Rakerda, PJS Sumut Siapkan Sejumlah Program Kerja Unggulan
Miris! 3 Anak di Labuhanbatu Tak Sekolah Karena Miskin, Ayahnya Rabun Tak Bisa Kerja
Penyampaian Aspirasi di DPRD Sumut  Aman dan Tertib, Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Apresiasi Masyarakat
Forwaka Sumut Siapkan Koperasi, LBH dan STM Guna Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Anggota
Musa Rajekshah Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Antisipasi Dampak Letusan Gunung Anak Krakatau
komentar
beritaTerbaru