Jumat, 07 Agustus 2026

Samuel Pasaribu Diterima di 6 Universitas Top Dunia untuk Kuliah PhD, Salah Satunya Oxford University

P. Silalahi - Jumat, 07 Agustus 2026 15:45 WIB
Samuel Pasaribu Diterima di 6 Universitas Top Dunia untuk Kuliah PhD, Salah Satunya Oxford University
facebook @Dunia Batak
Samuel Kevin Pasaribu.

POSMETRO MEDAN- Samuel Kevin Pasaribu (25) warga Jalan Multi Desa Sitinjo 2 Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Sumatera Utara diterima di 6 kampus top dunia guna mengikuti perkuliahan dan penelitian program S3 atau Doctor of Philosophy (PhD). Samuel memperoleh beasiswa dari 6 perguruan tinggi dimaksud.

Yakni, Yale University (Amerika Serikat), Duke University (Amerika Serikat), Oxford University (Inggris-Amerika), Cornell University (Amerika Serikat), Scripps Research Amerika Serikat) dan Duke-NUS Medical School (Singapura).

"Saya diterima mengikuti perkuliahan di 6 kampus top dunia. Pembiayaan full beasiswa," kata Samuel melalui sambungan telepon dari Singapura, Minggu (2/8/2026).

Baca Juga:

Samuel,--seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Dunia Batak yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Jumat 7 Agustus 2026-- menyebut dirinya memutuskan melanjut ke Oxford University, kampus kerja sama United Kingdom-Amerika Serikat mengambil jurusan biokimia. Pendidikan dimulai September 2026.

Baca Juga:

"Saya akan lanjut ke Oxford University jurusan biokimia," kata putra dari pasangan suami istri Pendeta Jingles Pasaribu-Jojor Silaban.

Dijelaskan, kendati Oxford University menyediakan beasiswa, Samuel menetapkan hati mempergunakan beasiswa dari lembaga penelitian Agency for Science Technology and Research Singapore (A STAR).

Beasiswa itu diserahkan Menteri Dalam Negeri-Menteri Perdagangan dan Industri, Gan Siow Huang, Jumat (31/7) silam.

"Pendidikan PhD dibiayai beasiswa lembaga penelitian Singapura, A STAR. Sambil kuliah, dapat gaji bulanan lagi," kata alumni SMPN 1 Sidikalang itu.

Berapa besaran beasiswa diterima? Samuel memastikan, jauh lebih besar dari bantuan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Indonesia. Juga lebih tinggi dari beasiswa Oxford. Angkanya, secret (rahasia).

"Kalau angka beasiswa, itu secret. Pastinya jauh lebih tinggi dari alokasi LPDP," kata Samuel.

Hal istimewa, lewat beasiswa lembaga riset Singapura, Samuel mendapatkan ragam fasilitas.

Diantaranya, tiket pergi dan pulang 1 kali setahun ke Singapura dan akomodasi lainnya.

Setelah tamat, nantinya bekerja di perusahaan donatur selama 2 tahun. Lalu, 2 tahun kemudian, bisa tetap bekerja di lembaga tersebut atau meniti karir di pemerintahan, menjadi dosen atau job lainnya. Wow, keren!***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Alumni MAS Tahfizhul Qur'an Yayasan Islamic Centre Sumut Raih Beasiswa BIB Kemenag
Mengenal Lebih Dekat Sosok Rosita Aruan, Pamen Angkatan Darat Amerika
Caroline Nababan, Siswi SD Peraih Emas Olimpiade Asia Dapat Hadiah Rumah hingga Beasiswa dari Gubsu
Murid MAN 2 Padangsidimpuan Raih Beasiswa di Kampus Jiangsu Collage of Finance and Accounting China
Prancis Dihajar 2-0, Spanyol Lolos ke Final
Melihat dari Dekat Sosok Prof. Dr. Ir. Bungaran Saragih, M.Ec
komentar
beritaTerbaru