Rabu, 19 Agustus 2026

Syukur Nikmat di Usia 72 Tahun, Menengok Kembali Suka Duka Menjadi Wartawan

P. Silalahi - Rabu, 19 Agustus 2026 16:26 WIB
Syukur Nikmat di Usia 72 Tahun, Menengok Kembali Suka Duka Menjadi Wartawan
Ist
Suardi dan Istri, Pujiati.

Dari Ruang Redaksi ke Lapangan

Perjalanan saya sebagai wartawan dimulai di Harian Waspada Medan.

Baca Juga:

Saya menjadi bagian dari staf redaksi. Di tempat itulah saya mengenal banyak wartawan senior dan orang-orang hebat yang memberikan warna dalam perjalanan jurnalistik saya.

Ada H. Prabudi Said, yang sampai hari ini masih hidup. Kemudian almarhum Rauf Syaf, Abd Rachman, Yunan Sipahutar, Amari Iraby yang dikenal sebagai pembuat tajuk, Bachtiar Zein Rangkuti di Redaksi Mingguan, Arsyad Yahya Ritonga sebagai redaktur olahraga, Edi Elison KR, H. Bahriun Yaya sebagai penerjemah, dan Marihot Siagian yang menangani monitor radio.

Baca Juga:

Nama-nama itu bukan sekadar nama.

Mereka adalah bagian dari sebuah zaman.

Zaman ketika surat kabar masih menjadi salah satu sumber utama masyarakat untuk mendapatkan informasi. Zaman ketika wartawan harus benar-benar turun ke lapangan untuk mendapatkan berita.

Sebelum turun ke lapangan, saya juga belajar banyak hal. Mulai dari kamar film, layout, koreksi berita dan berbagai pekerjaan lainnya.

Dari situlah saya memahami bahwa sebuah berita tidak lahir begitu saja.

Ada keringat.

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
PWPM: Wartawan Senior tak Boleh Dilupakan...
Sambut HUT Ke-81 RI, Ketua GRIB Jaya Labuhanbatu Gelar Turnamen Catur Antarwartawan
Aksi Damai Wartawan Sibolga-Tapteng Tak Direspons Pemko Sibolga, Gubernur dan Ombudsman Didesak Tindak Tegas Pelanggaran Hukum
Disdik Sumut Dukung Kejuaraan Catur SIWO PWI - STOK Bina Guna 2026
Sssst... Hotman Paris Hutapea Resmi Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan
Hotman Paris Hutapea: Lo Punya Otak Gak Sih...
komentar
beritaTerbaru