Rumah Zakat Salurkan Al-Qur’an Braille untuk Tuna Netra
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat Cabang Medan menyalurkan enam set AlQuran Braille kepada Yayasan Harapan Netra Mandiri, di Jalan Kar
Medan 51 detik lalu
POSMETRO MEDAN, Medan-Kita berada di sebuah era, di mana seorang pemimpin, selain dituntut harus bekerja keras, harus pula siap untuk sering berdiri di depan sorot kamera, fasih merangkai kalimat, dan pandai mengemas kesan.
Sebenarnya, itu tak selalu karena keinginan memoles citra, tetapi karena zaman memang menuntut siapa pun untuk terbuka kepada publik.
Akan tetapi, ada juga yang bersikukuh memilih jalan berbeda: tetap lebih fokus bekerja, hemat berbicara. Tipe kedua inilah yang terasa melekat pada sosok Irjen Whisnu Hermawan Februanto, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
Baca Juga:
Lahir di Bandung 54 tahun silam, ia tak pernah tampak sebagai figur yang mengejar sorot lampu. Dalam berbagai kesempatan, kalimatnya pendek-pendek, seperlunya. Tak bertele-tele. Selebihnya, ia membiarkan kerja yang berbicara.
Di tubuh Kepolisian Daerah Sumatera Utara, gaya kepemimpinan seperti ini bukan perkara mudah. Sumatera Utara adalah panggung dengan banyak lapis persoalan: kriminalitas perkotaan, peredaran narkotika, konflik agraria, hingga dinamika sosial yang tak pernah benar-benar sunyi.
Baca Juga:
Di ruang yang bergemuruh itu, Whisnu justru memilih irama yang tenang. Ia dikenal sebagai pekerja keras. Bukan sekadar hadir dalam agenda resmi, melainkan turun memeriksa detail, memastikan instruksi berjalan, dan menagih akuntabilitas. Mereka yang bekerja dekat dengannya paham, standar yang ia pasang tidak rendah. Disiplin bukan jargon, melainkan kebiasaan.
Yang menarik, semua itu dilakukan tanpa kegaduhan. Ia tak gemar membangun citra melalui retorika berlebihan. Tidak ada gunanya kita berharap dia akan mengeluarkan komentar yang bombastis.
Dalam banyak situasi, ia membiarkan hasil kerja kolektif jajarannya tampil sebagai wajah institusi.
Bekerja dalam senyap bukan berarti bekerja tanpa arah. Justru di sanalah letak kepemimpinannya: konsisten, terukur, dan penuh kepedulian. Kepedulian itu tampak dalam cara ia merespons persoalan-persoalan sosial, dari penanganan kasus-kasus yang menyentuh rasa keadilan publik, hingga perhatian terhadap kesejahteraan internal anggota.
Ia memahami bahwa institusi yang kuat lahir dari dua hal: ketegasan ke luar dan empati ke dalam.
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat Cabang Medan menyalurkan enam set AlQuran Braille kepada Yayasan Harapan Netra Mandiri, di Jalan Kar
Medan 51 detik lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menegaskan komitmen kepedulian s
Medan 5 menit lalu
Satuan Brimob Polda Sumut Salurkan 1.000 Porsi Makanan untuk Warga Terdampak Puting Beliung di Medan Johor.
Medan 14 menit lalu
POSMETRO MEDANDewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian sosialnya
Medan 24 menit lalu
Oknum Polisi di Maluku Ditahan, Diduga Gelapkan Dana Pembangunan Masjid Rp450 Juta.
Viral 24 menit lalu
Mesin penggiling berputar, Babinsa gelorakan semangat ketahanan pangan .
Sumut satu jam lalu
Kasat Samapta Pimpin Pelatihan Pleton Dalmas, Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Jelang Pilkades 2026.
Sumut 2 jam lalu
Lomba memancing Ikan, Istri Wesly Silalahi meraih juara ke4.
Sumut 2 jam lalu
Rektor dan 2 Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman Diamankan KPK.
Viral 3 jam lalu
Brimob Polda Sumut Hadiri Sertijab Wakapolda, Momentum Penguatan Soliditas dan Sinergitas.
Medan 4 jam lalu