Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Sumut 2 jam lalu
Finalis Piala Dunia 2018 dan semifinalis Piala Dunia 2022 itu masih mempertahankan sejumlah pemain berpengalaman yang telah lama menjadi tulang punggung tim. Meski usia beberapa pemain kunci terus bertambah, kualitas dan pengalaman mereka tetap menjadi modal berharga.
Luka Modric masih menjadi figur sentral di lini tengah Kroasia. Gelandang veteran tersebut dikenal memiliki kemampuan membaca permainan yang luar biasa.
Baca Juga:
Bersama Mateo Kovacic, Modric diharapkan mampu menjaga keseimbangan permainan sekaligus membantu Kroasia menghadapi tekanan dari lini tengah Inggris. Selain itu, Kroasia juga memiliki sejumlah pemain yang dapat memberikan ancaman melalui serangan balik cepat.
Andrej Kramaric dan Ivan Perisic tetap menjadi sosok penting yang mampu memanfaatkan ruang sekecil apa pun di area pertahanan lawan. Meski demikian, persiapan Kroasia menuju Piala Dunia kali ini tidak berjalan sepenuhnya mulus.
Baca Juga:
Dalam beberapa laga uji coba terakhir, mereka sempat menelan kekalahan dari Brasil dan Belgia. Hasil tersebut menunjukkan masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi pertandingan kompetitif.
Namun, Kroasia memiliki satu keunggulan yang tidak dimiliki banyak tim lain, yaitu mental bertanding di turnamen besar. Mereka sudah berkali-kali membuktikan mampu tampil lebih baik ketika menghadapi tekanan tinggi. Faktor inilah yang membuat Inggris tidak bisa merasa terlalu nyaman meskipun lebih diunggulkan.
Pertemuan Inggris dan Kroasia juga mengingatkan publik pada semifinal Piala Dunia 2018. Saat itu, Kroasia berhasil membalikkan keadaan dan menang 2-1 setelah perpanjangan waktu.
Kekalahan tersebut masih membekas bagi sebagian pendukung Inggris karena menghentikan langkah mereka menuju partai final. Kini situasinya berbeda. Inggris datang dengan skuad yang lebih matang dan kedalaman pemain yang lebih baik.
Di sisi lain, Kroasia mengandalkan pengalaman serta kemampuan kolektif untuk menutupi perbedaan kualitas individu. Secara statistik, Inggris juga memiliki catatan yang cukup baik saat menghadapi Kroasia dalam beberapa pertemuan terakhir.
Mereka berhasil meraih kemenangan pada Euro 2020 dan UEFA Nations League. Rekor tersebut tentu dapat menjadi tambahan kepercayaan diri menjelang laga penting ini.
Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Sumut 2 jam lalu
Diduga Jadi Lokasi Transaksi Sabu, Timsus Anti Narkoba Polres Asahan Amankan Seorang Pria dengan Barang Bukti 63,67 Gram Sabu
Peristiwa 3 jam lalu
Hasil Singapura vs Indonesia 11, Gol Ragnar Oratmangoen Tak Cukup, Garuda Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026.
Sport 5 jam lalu
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan hingga Korban Meninggal Dunia.
Kriminal 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Taput Langkah strategis kembali diambil Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjaga kesehatan fiskal daerah. Bupati
Inter-Nasional 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jaksel Rayakan hari jadi ke 14 pada 8 Agustus 2026, Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) menggelar berbagai kegi
Inter-Nasional 8 jam lalu
Polisi Amankan Perempuan Diduga Buang Bayi di Tepi Sungai Asahan.
Peristiwa 8 jam lalu
Sidang Waterfront City Samosir, Penasihat Hukum Enda Simakasura Tegaskan Proyek Selesai dan Perubahan Sesuai Adendum.
Medan 8 jam lalu
Kanwil Kemenkum Sumut Laksanakan Pengawasan Kepatuhan Pembayaran Royalti di Rumah Bernyanyi Eleven Family Medan
Medan 10 jam lalu
Kapolres Dairi Ungkap Kronologi Penganiayaan Berujung Maut di Tanah Pinem, dalam sebuah jumpa pers.
Peristiwa 10 jam lalu