Apel Pagi, Kadis SDABMBK Tekankan Sinergi Sukseskan APEKSI dan Persiapan Triwulan III yang Berintegritas
Kadis SDABMBK menekankan pentingnya sinergi untuk menyukseskan APEKSI dan persiapan Triwulan III yang berintegritas
Medan 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta -- Legenda balap motor Giacomo Agostini pasrah rekornya dilewati Marc Marquez yang merajai MotoGP 2025 dan berpotensi mendominasi musim balap tahun depan.
Agostini memiliki catatan 122 kali menjadi juara balapan di berbagai kelas dan saat ini ada di puncak daftar pembalap dengan kemenangan terbanyak. Sedangkan Valentino Rossi ada di peringkat kedua dengan 115 kemenangan.
Saat ini Marquez sudah mengoleksi 96 kemenangan dan berpotensi menambah kesuksesan lain pada balapan musim ini dan yang akan datang.
Baca Juga:
Sementara rekor Agostini lainnya adalah mengoleksi 15 gelar juara dunia yang disusul Angel Nieto dengan 13 gelar dan Carlo Ubbiali, Mike Hailwood, serta Valentino Rossi dengan sembilan gelar.
Marquez sejauh ini sudah memiliki delapan gelar dan gelar juara pada MotoGP 2025 bisa membuatnya menyamai Rossi.
Baca Juga:
"Marc Marquez bisa melewatinya, bahkan catatan kejuaraan dunia motor. Marc adalah orang hebat dan pantas mendapatkan yang terbaik," ucap Agostini dikutip dari Motosan.
Pria yang aktif balapan pada tahun 1960-an hingga 1970-an tersebut juga menilai Marquez tidak layak diejek.
"Kita harus memberinya hormat, bukan mengejeknya. Ejekan jika dibiarkan langsung bisa menimbulkan masalah, khususnya saat balapan di Italia, tempat di mana banyak orang melihatnya sebagai rival," ujar Agostini soal Marquez yang mendapat sorakan ketika balapan di Italia.
Sorakan terhadap Marquez disinyalir muncul lantaran persaingan antara Rossi dan pembalap asal Spanyol tersebut, namun Agostini tidak berkomentar soal hal tersebut.
Marc Marquez menunjukkan dominasi luar biasa di musim MotoGP 2025 dengan meraih kemenangan demi kemenangan.
Dilansir dari laman Motorsport pada Kamis (7/8), pebalap tim pabrikan Ducati itu memimpin klasemen dengan keunggulan 120 poin atas adiknya, Alex Marquez, usai lima kemenangan ganda berturut-turut di Aragon, Mugello, Assen, Sachsenring, dan Brno. Sejauh ini, ia telah memenangi 8 dari 12 balapan grand prix dan 11 dari 12 sprint race.
Dengan catatan 66,6% kemenangan di balapan utama dan 91,6% di sprint, Marquez telah menguasai 79,1% dari total balapan musim ini.
Satu-satunya akhir pekan tanpa kemenangan bagi Marquez adalah di Silverstone, di mana Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang sprint. Rival-rival lainnya seperti Pecco Bagnaia, Johann Zarco, dan Alex Marquez hanya mampu memenangkan satu balapan grand prix.
Meski berada di atas angin, Marquez menepis anggapan bahwa ia bisa memilih kapan dan di mana mengunci gelar juara dunia. Marquez mengaku masih akan menjalani sisa musim dengan penuh keseriusan.
"Saya satu-satunya yang bisa kehilangan gelar ini, jadi kami akan tetap berjuang," ungkap Marquez seperti dikutip pada Motorsport.
Marquez mengungkapkan bahwa ia tidak menikmati kemenangan tanpa perlawanan. Ia justru lebih suka duel langsung, seperti yang terjadi di sprint Sachsenring melawan Bezzecchi atau saat melawan Pedro Acosta di Brno.
Meski begitu, ia juga menyoroti sulitnya mengikuti pembalap lain dalam era MotoGP modern akibat aerodinamika motor.
Pengalaman cedera berat pada tahun 2020 membuat Marquez lebih dewasa dalam mengambil keputusan.
Namun Marc Marquez mengaku lebih tenang dalam bersikap, namun tetap haus akan rasa hormat yang diperoleh bukan dari kata-kata, melainkan dari performa di lintasan.
Dengan performa impresif ini, Marquez siap menyegel gelar juara dunia kesembilannya.
(wan/bbs)
Kadis SDABMBK menekankan pentingnya sinergi untuk menyukseskan APEKSI dan persiapan Triwulan III yang berintegritas
Medan 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan
Inter-Nasional 26 menit lalu
POSMETRO MEDAN Dinamika internal Partai Buruh kembali bergejolak di Sumatera Utara. Bendahara Partai Buruh, Sri Astuti, bersama beberapa
Sumut 27 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah global. R
Inter-Nasional 38 menit lalu
AKBP Dhery Fajariandono kini menjadi Kapolres perdana Polres Padang Lawas Utara
Profil 43 menit lalu
POSMETRO MEDAN Prestasi membanggakan diraih keluarga besar MIN 1 Kota Medan. Salah seorang guru, Awaludin, S.Th.I., berhasil meraih Juara
Medan satu jam lalu
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Ciduk Pengedar Sabu Di Marelan Marena.
Kriminal 2 jam lalu
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026 Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti.
Sport 2 jam lalu
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026 Ujian Berat De Oranje.
Sport 3 jam lalu
Lolos 16 Besar Piala Dunia, Kanada Siap Tampung Belandan atau Maroko.
Sport 3 jam lalu