Polres Sibolga Gelar Gaktiblin di Mako
Polres Sibolga menggelar Penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) di Mako.
Sumut 35 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Valencia -- Francesco Bagnaia menjalani musim 2025 yang jauh dari kata mudah sebagai pembalap pabrikan Ducati. Kondisi ini membuatnya mulai waswas terkait masa depannya bersama tim yang telah membesarkan namanya.
Sepanjang musim, juara dunia MotoGP dua kali itu hanya mengemas dua kemenangan grand prix. Hasil tersebut menempatkannya di posisi kelima klasemen akhir, pencapaian terburuknya sejak berseragam tim pabrikan.
Pria yang memiliki nama panggilan Pecco Bagnaia itu mengaku kesulitan menemukan rasa percaya diri pada bagian depan motor GP25. Situasi makin buruk setelah jeda musim panas ketika performanya terus merosot.
Baca Juga:
Balapan di Valencia menjadi contoh paling nyata saat ia terjatuh di lap pembuka akibat kontak dengan Johann Zarco. Insiden itu disebutnya sebagai kejadian balap biasa tanpa unsur kesengajaan.
Kecelakaan tersebut memperpanjang tren negatif Bagnaia dengan lima kali gagal finis beruntun di hari Minggu. Dalam tujuh balapan terakhir, satu-satunya hasil positif justru kemenangan mengejutkan di GP Jepang. Situasi ini memunculkan pertanyaan besar, apakah Bagnaia masih yakin ingin bertahan bersama Ducati. Tekanan meningkat karena performanya tak kunjung membaik dan hubungan dengan tim terlihat tegang.
Baca Juga:
Meski begitu, Ducati tetap menunjukkan dukungan penuh padanya. Bagnaia juga menegaskan bahwa ia masih ingin menjadikan Ducati sebagai tim terakhir dalam kariernya. "Saya ingin melanjutkan dengan Ducati," ujarnya seusai balapan Valencia, dikutip VIVA Otomotif dari Crash, Selasa 18 November 2025.
Ia menambahkan bahwa Ducati adalah tim yang memberinya kesempatan meraih gelar dunia. Bagnaia juga mengatakan dirinya telah memberikan kontribusi penting dalam pengembangan motor.
Menurutnya, motor sekarang menjadi paket yang bisa digunakan oleh semua pembalap Ducati dengan kompetitif. Ambisinya adalah mengakhiri karier bersama tim yang sudah dibelanya sejak debut MotoGP pada 2019. Namun ia mengakui pembicaraan kontrak belum dimulai.
"Mungkin kami mulai bicara soal itu musim dingin ini, saya tidak tahu," katanya.
Ia menegaskan bahwa bukan dirinya yang menentukan kapan negosiasi dimulai. Pecco Bagnaia telah bersama Ducati sejak awal karier MotoGP dan meraih dua gelar dunia pada 2022 serta 2023. Kini, ia berharap musim 2026 menjadi titik kebangkitan sebelum masa depannya benar-benar diputuskan.
Polres Sibolga menggelar Penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) di Mako.
Sumut 35 menit lalu
Melihat dari dekat sosok Letjen TNI Mohammad Fadjar dan Irjen Pol Krishna Murti
Sumut 2 jam lalu
Satresnarkoba Binjai Bekuk 4 Terduga Bandar Sabu dan Sita Ekstasi.
Sumut 2 jam lalu
Pemko Binjai Dukung Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI.
Sport 2 jam lalu
MA Kabulkan PK, Amry KS Pelawi Bebas dari Semua Dakwaan Pada Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo
Sumut 2 jam lalu
Viral Soal Lapas Cibinong, "Ombudsman Offside, Mereka Bukan Penyidik Lakukan Penggerebekan".
Inter-Nasional 2 jam lalu
Selangkah Demi Selangkah, Jembatan Rambin Sibong Bong Kian Kokoh di Tangan Brimob Sumut dan Warga.
Peristiwa 3 jam lalu
Ringkus Kurir Hingga Pemasok Ganja, Sat Narkoba Polres Dairi Komitmen Putus Rantai Narkoba di Sidikalang
Sumut 4 jam lalu
Istri Mahathir Mohamad akan dimakamkan secara kenegaraan
Inter-Nasional 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,DELISERDANG Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter
Medan 6 jam lalu