Kapolsek Tiganderket Sambangi Warga, Wujudkan Situasi Kamtibmas Kondusif
Kapolsek Tiganderket Sambangi Warga, Wujudkan Situasi Kamtibmas Kondusif.
Sumut 34 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Valencia -- Francesco Bagnaia menjalani musim 2025 yang jauh dari kata mudah sebagai pembalap pabrikan Ducati. Kondisi ini membuatnya mulai waswas terkait masa depannya bersama tim yang telah membesarkan namanya.
Sepanjang musim, juara dunia MotoGP dua kali itu hanya mengemas dua kemenangan grand prix. Hasil tersebut menempatkannya di posisi kelima klasemen akhir, pencapaian terburuknya sejak berseragam tim pabrikan.
Pria yang memiliki nama panggilan Pecco Bagnaia itu mengaku kesulitan menemukan rasa percaya diri pada bagian depan motor GP25. Situasi makin buruk setelah jeda musim panas ketika performanya terus merosot.
Baca Juga:
Balapan di Valencia menjadi contoh paling nyata saat ia terjatuh di lap pembuka akibat kontak dengan Johann Zarco. Insiden itu disebutnya sebagai kejadian balap biasa tanpa unsur kesengajaan.
Kecelakaan tersebut memperpanjang tren negatif Bagnaia dengan lima kali gagal finis beruntun di hari Minggu. Dalam tujuh balapan terakhir, satu-satunya hasil positif justru kemenangan mengejutkan di GP Jepang. Situasi ini memunculkan pertanyaan besar, apakah Bagnaia masih yakin ingin bertahan bersama Ducati. Tekanan meningkat karena performanya tak kunjung membaik dan hubungan dengan tim terlihat tegang.
Baca Juga:
Meski begitu, Ducati tetap menunjukkan dukungan penuh padanya. Bagnaia juga menegaskan bahwa ia masih ingin menjadikan Ducati sebagai tim terakhir dalam kariernya. "Saya ingin melanjutkan dengan Ducati," ujarnya seusai balapan Valencia, dikutip VIVA Otomotif dari Crash, Selasa 18 November 2025.
Ia menambahkan bahwa Ducati adalah tim yang memberinya kesempatan meraih gelar dunia. Bagnaia juga mengatakan dirinya telah memberikan kontribusi penting dalam pengembangan motor.
Menurutnya, motor sekarang menjadi paket yang bisa digunakan oleh semua pembalap Ducati dengan kompetitif. Ambisinya adalah mengakhiri karier bersama tim yang sudah dibelanya sejak debut MotoGP pada 2019. Namun ia mengakui pembicaraan kontrak belum dimulai.
"Mungkin kami mulai bicara soal itu musim dingin ini, saya tidak tahu," katanya.
Ia menegaskan bahwa bukan dirinya yang menentukan kapan negosiasi dimulai. Pecco Bagnaia telah bersama Ducati sejak awal karier MotoGP dan meraih dua gelar dunia pada 2022 serta 2023. Kini, ia berharap musim 2026 menjadi titik kebangkitan sebelum masa depannya benar-benar diputuskan.
(wan/viva)
Kapolsek Tiganderket Sambangi Warga, Wujudkan Situasi Kamtibmas Kondusif.
Sumut 34 menit lalu
MEDAN DPRD Sumatera Utara menegaskan revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tidak boleh dilakukan sec
Sumut satu jam lalu
Demo Kelompok Tani di Asahan Rusuh, 5 Warga Termasuk Wartawan Luka 2 Mobil Rusak.
Sumut satu jam lalu
Dandim 0204/DS Resmi Berganti Letkol Inf Wahidin Sobar Gantikan Letkol Arh Agung Pujiantoro.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Karo Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Bupati dan Dandim bergerak cepat meninjau lan
Peristiwa 2 jam lalu
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin Sejumlah Warga Asal Sumba yang Turut Ikut Dalam Kapal Tersebut Berhasil Dievakuasi Selamat.
Peristiwa 3 jam lalu
Bea Cukai dan Polri Temukan 30 Kilogram Sabu dalam Kemasan Teh Tiongkok di Perairan Asahan.
Peristiwa 4 jam lalu
Winda Lorenza Diduga Bunuh Diri, Kapolda Sumut Pastikan Penyidikan Terus Diperdalam.
Medan 4 jam lalu
Satpolairud Polres Sibolga Intensifkan Patroli dan Pemantauan Wilayah Pesisir
Peristiwa 5 jam lalu
Dukung Pembentukan Karakter Generasi Muda, Pemkab Buka Festival Drumband Piala Bupati Taput
Sumut 5 jam lalu