Korupsi Dana Desa Rp2,9 M, Mantan Kades Dituntut 8 Tahun Penjara
Seorang mantan Kepala Desa akhirnya dtuntut 8 tahun penjara lantaran korupsi dana desa Rp2,9 Miliar.
Peristiwa satu menit lalu
POSMETRO MEDAN,Valencia -- Francesco Bagnaia menjalani musim 2025 yang jauh dari kata mudah sebagai pembalap pabrikan Ducati. Kondisi ini membuatnya mulai waswas terkait masa depannya bersama tim yang telah membesarkan namanya.
Sepanjang musim, juara dunia MotoGP dua kali itu hanya mengemas dua kemenangan grand prix. Hasil tersebut menempatkannya di posisi kelima klasemen akhir, pencapaian terburuknya sejak berseragam tim pabrikan.
Pria yang memiliki nama panggilan Pecco Bagnaia itu mengaku kesulitan menemukan rasa percaya diri pada bagian depan motor GP25. Situasi makin buruk setelah jeda musim panas ketika performanya terus merosot.
Baca Juga:
Balapan di Valencia menjadi contoh paling nyata saat ia terjatuh di lap pembuka akibat kontak dengan Johann Zarco. Insiden itu disebutnya sebagai kejadian balap biasa tanpa unsur kesengajaan.
Kecelakaan tersebut memperpanjang tren negatif Bagnaia dengan lima kali gagal finis beruntun di hari Minggu. Dalam tujuh balapan terakhir, satu-satunya hasil positif justru kemenangan mengejutkan di GP Jepang. Situasi ini memunculkan pertanyaan besar, apakah Bagnaia masih yakin ingin bertahan bersama Ducati. Tekanan meningkat karena performanya tak kunjung membaik dan hubungan dengan tim terlihat tegang.
Baca Juga:
Meski begitu, Ducati tetap menunjukkan dukungan penuh padanya. Bagnaia juga menegaskan bahwa ia masih ingin menjadikan Ducati sebagai tim terakhir dalam kariernya. "Saya ingin melanjutkan dengan Ducati," ujarnya seusai balapan Valencia, dikutip VIVA Otomotif dari Crash, Selasa 18 November 2025.
Ia menambahkan bahwa Ducati adalah tim yang memberinya kesempatan meraih gelar dunia. Bagnaia juga mengatakan dirinya telah memberikan kontribusi penting dalam pengembangan motor.
Menurutnya, motor sekarang menjadi paket yang bisa digunakan oleh semua pembalap Ducati dengan kompetitif. Ambisinya adalah mengakhiri karier bersama tim yang sudah dibelanya sejak debut MotoGP pada 2019. Namun ia mengakui pembicaraan kontrak belum dimulai.
"Mungkin kami mulai bicara soal itu musim dingin ini, saya tidak tahu," katanya.
Ia menegaskan bahwa bukan dirinya yang menentukan kapan negosiasi dimulai. Pecco Bagnaia telah bersama Ducati sejak awal karier MotoGP dan meraih dua gelar dunia pada 2022 serta 2023. Kini, ia berharap musim 2026 menjadi titik kebangkitan sebelum masa depannya benar-benar diputuskan.
(wan/viva)
Seorang mantan Kepala Desa akhirnya dtuntut 8 tahun penjara lantaran korupsi dana desa Rp2,9 Miliar.
Peristiwa satu menit lalu
600 orang relawan MBG di Tapanuli Selatan (Tapsel) terpaksa &039dirumahkan&039 untuk efesiensi anggaran.
Sumut 10 menit lalu
Pria ini ditangkap polisi setelah diduga melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor Yamaha All New NMAX 155 milik teman anaknya. Duh!
Peristiwa 18 menit lalu
Ramalan cuaca kota Medan bakalan diguyur hujan sedang untuk hari ini, terkecuali untuk Kecamatan Belawan dan Medan Labuhan.
Medan 32 menit lalu
Seorang pelaku percobaan pencurian disertai aksi pembakaran terjadi di Toko Emas Asia diamankan polisi.
Kriminal 43 menit lalu
Polsek Siantar Utara mengecek keluhan warga Jalan Kabu Kabu.
Sumut satu jam lalu
Lionel Messi Makin Tak Terkejar! Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 Berubah, Erling Haaland dan Kylian Mbappe Tertinggal.
Sport 10 jam lalu
Hasil Moto3 Belanda 2026 Maximo Quiles Jadi Pemenang, Veda Ega Crash
Sport 11 jam lalu
Hasil MotoGP Belanda 2026 Ai Ogura Juara.
Sport 11 jam lalu
3 Komplotan Pencuri Motor Modus Pesan Hotel di Medan Diringkus, 1 Remaja Wanita
Kriminal 11 jam lalu