Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta - Insiden kekerasan terjadi di ajang Liga 4 Jawa Timur setelah seorang pemain melakukan tendangan keras ke dada lawan. Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Umar Husin, meminta panitia setempat menjatuhkan hukuman tegas atas kejadian tersebut.
Peristiwa itu terjadi dalam pertandingan Liga 4 Babak 32 Besar Zona Jawa Timur antara PS Putra Jaya Pasuruan menghadapi Perseta Tulungagung yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (5/1/2026). Laga tersebut ternoda oleh aksi tidak sportif dari salah satu pemain.
Pemain PS Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar, diketahui melakukan tendangan ke arah dada pemainPerseta, Firman Nugraha. Tindakan tersebut dilakukan secara sengaja saat Hilmi berusaha merebut bola dari lawannya.
Baca Juga:
Akibat insiden itu, Firman terjatuh di lapangan, sementara wasit langsung mengeluarkan kartu merah kepada Hilmi. Aksi keras tersebut memicu reaksi keras dan protes dari para pemainPerseta.
"Untuk mencegah berulangnya tindakan-tindakan brutal, memang harus ditegakkan secara tegas. Pada prinsipnya kami itu ingin mengembangkan dunia sepak bola, membantu federasi mengembangkan sebuah kondisi yang kondusif untuk perkembangan sepakbola," kata Umar Husin dalam keterangannya yang dibagikan PSSI.
Baca Juga:
"Nah, pihak-pihak yang mengancam atmosfer yang sehat ini, yang ini yang mesti ditertibkan begitu kan. Yang mesti kami berikan teguran, denda, sanksi, dan lain sebagainya demi tegaknya fair play dan rule of the game dari olahraga khususnya sepakbola," ujarnya menambahkan.
Sebelum mengambil keputusan di level nasional, Komdis PSSI meminta Panitia Disiplin PSSI Jawa Timur untuk lebih dahulu menjatuhkan sanksi terhadap pelaku. Umar Husin menegaskan bahwa hukuman tegas harus diberikan kepada pemain yang bersangkutan.
Bahkan, Komdis PSSI membuka kemungkinan merekomendasikan sanksi terberat apabila diperlukan. Menurutnya, tindakan kekerasan dalam sepakbola nasional harus diberi hukuman yang menimbulkan efek jera bagi seluruh pemain.
"Kami mengimbau kepada teman-teman yang menjadi Panitia Disiplin atau berperan sebagai Komite Disiplin di semua tingkatan liga untuk tidak ragu-ragu menghukum pihak-pihak yang melakukan pelanggaran-pelanggaran yang keras, brutal, sehingga tidak mengganggu jalannya kompetisi," tutur Umar Husin.
Penindakan keras terhadap pemain yang melakukan aksi brutal di lapangan dilakukan untuk melindungan sepak bola dan atlet.
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 9 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 9 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 9 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 9 jam lalu
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Peristiwa 10 jam lalu
Zakiyuddin Harahap Harap HIPMI Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah.
Medan 11 jam lalu
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 12 jam lalu