Kerahkan Personel Jaga 24 Jam, Pungli di Sidebuk-Debuk Disikat
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut 19 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan – Nasib tragis diduga dialami seorang warga Pasar 5 berinisial MNS. Datang ke Kota Medan dengan harapan mendapatkan perlindungan setelah menjadi korban bencana banjir, MNS justru mengaku mengalami perlakuan tidak manusiawi berupa dugaan pencabulan dan sodomi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial RDK.
Peristiwa tersebut disebut terjadi sebanyak dua kali, disertai ancaman serius yang membuat korban diliputi ketakutan mendalam.
Baca Juga:
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat korban tiba di Medan untuk menghindari dampak banjir yang melanda wilayah tempat tinggalnya. Dalam kondisi lelah, trauma, dan membutuhkan tempat berlindung, korban diduga berada di bawah tekanan psikologis yang kemudian dimanfaatkan oleh terduga pelaku.
Baca Juga:
Korban menuturkan bahwa pada kejadian pertama, terduga pelaku diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan memaksa korban melakukan perbuatan asusila. Korban mengaku disuruh memegang kemaluan terduga pelaku sebelum akhirnya mengalami tindakan sodomi. Dalam kondisi tertekan dan ketakutan, korban tidak mampu melawan karena adanya ancaman kekerasan.
Tidak berhenti di situ, peristiwa serupa kembali diduga terjadi untuk kedua kalinya. Korban mengaku kembali mendapatkan perlakuan yang sama, bahkan disertai ancaman akan digantung apabila korban berani melawan, berteriak, atau menceritakan kejadian tersebut kepada siapa pun. Ancaman tersebut membuat korban memilih bungkam demi keselamatan dirinya.
Korban yang telah mengalami tekanan mental akibat bencana banjir kini harus menanggung trauma berlapis akibat dugaan tindak kekerasan seksual tersebut. Dalam pengakuannya, korban menyebut bahwa rasa takut dan teror terus menghantui, bahkan setelah dirinya menjauh dari terduga pelaku.
Kasus ini pun menimbulkan ketakutan di lingkungan sekitar tempat tinggal korban. Warga, khususnya anak-anak, disebut mulai merasa tidak aman. Orang tua menjadi lebih waspada dan khawatir akan keselamatan anak-anak mereka jika terduga pelaku masih bebas berkeliaran.
Menanggapi dugaan peristiwa tersebut, Ade Renaldi Tanjung, SH, selaku kuasa hukum korban, menyampaikan permintaan tegas kepada Kapolrestabes Medan agar segera mengambil langkah hukum.
Pungli di SidebukDebuk Disikat, Gubernur Bobby Nasution Kerahkan Personel Jaga 24 Jam
Sumut 19 menit lalu
Bertambah! Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Jadi 1.430 Orang.
Inter-Nasional 37 menit lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Imbang vs Kolombia, Portugal di Jalur Neraka.
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 13 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kesempatan kerja bagi masyarakat terus menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Melalui berbagai
Medan 14 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, mendampingi Wali
Medan 14 jam lalu
Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M. adalah seorang tokoh masyarakat, pengusaha, dan politisi senior asal Sumatera Utara .
Profil 17 jam lalu