Rabu, 29 April 2026

Timur Tengah Makin Tegang, Persiapan Timnas Irak Menuju Laga Play-Off Piala Dunia 2026 Terganggu

Faliruddin Lubis - Kamis, 05 Maret 2026 11:00 WIB
Timur Tengah Makin Tegang, Persiapan Timnas Irak Menuju Laga Play-Off Piala Dunia 2026 Terganggu
Twitter @IraqFootballPod
Timnas Irak.

POSMETRO MEDAN, Jakarta- TimnasIrak saat ini menghadapi krisis yang cukup menyulitkan mereka dalam persiapan menuju laga play-off Piala Dunia 2026.

Akibat memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah, persiapan Irak menuju laga penting ini benar-benar terganggu.

Ada dua faktor penting yang menganggu persiapan TimnasIrak sebelum memainkan pertandingan play-off untuk memperebutkan satu tiket Piala Dunia kali ini.

Baca Juga:

Di antaranya, sang pelatih yang sampai saat ini masih terjebak di luar negeri dan para pemain yang masih kesulitan mengurus visa.

Sesuai jadwal, Irak akan melakoni laga penentuan pada 31 Maret mendatang di Monterrey, Meksiko.

Baca Juga:

Untuk pertandingan babak play-off ini, TimnasIrak akan berhadapan dengan dua kandidat calon lawannya.

Dua negara yang kemungkinan bakal menjadi calon lawan TimnasIrak ada Bolivia dan Suriname untuk memperebutkan satu tiket ke putaran final.

Namun, memanas dan semakin tegangnya situasi geopolitik di Timur Tengah memaksa Irak harus menghadapi situasi kriris.

Masalah pertama yang benar-benar genting jelang pertandingan ini adalah sang pelatih kepala, Graham Arnold.

Asosiasi Sepak Bola Irak (IFA) dalam pernyataan resminya mengonfirmasi bahwa Arnold saat ini terjebak dan tidak bisa meninggalkan Uni Emirat Arab (UEA) akibat penutupan wilayah udara di kawasan tersebut.

Selain masalah pelatih yang terjebak, TimnasIrak juga harus berkutat dalam masalah lain yang kemungkinan menganggu persiapan mereka.

Proses administrasi untuk keberangkatan tim juga terancam gagal total karena masalah-masalah yang dihadapi ini.

Sejumlah pemain dan staf dilaporkan tidak dapat mengurus visa masuk ke Meksiko karena banyak kantor kedutaan yang juga ikut ditutup akibat situasi keamanan.

"Selain itu sejumlah pemain dan anggota tim tidak dapat menyelesaikan prosedur pengurusan visa masuk ke Meksiko karena penutupan kedutaan mengacu keadaan saat ini," tulis pernyataan resmi IFA.

"Karena penutupan wilayah udara, pelatih kepala kami, Graham Arnold, tidak dapat meninggalkan Uni Emirat Arab," tutur laporan tersebut. (fajar)

Tags
beritaTerkait
Ini Daftar Negara Wakil Asia di Piala Dunia 2026, 2 Debutan 2 Masih Jadi Andalan
Digas Bulgaria, Timnas Indonesia Harus Puas jadi Runner Up FIFA Series 2026
Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Kick Off Jam Berapa?
Timnas Indonesia Hajar Negara Terkecil di Amerika 4-0, Tantang Bulgaria di Final
Ini Dia Sosok Asisten Pelatih Baru Timnas Indonesia
Mundur dari Piala Dunia 2026, Ini Sanksi FIFA Menanti Timnas Iran
komentar
beritaTerbaru