Jumat, 07 Agustus 2026

Timur Tengah Makin Tegang, Persiapan Timnas Irak Menuju Laga Play-Off Piala Dunia 2026 Terganggu

Faliruddin Lubis - Kamis, 05 Maret 2026 11:00 WIB
Timur Tengah Makin Tegang, Persiapan Timnas Irak Menuju Laga Play-Off Piala Dunia 2026 Terganggu
Twitter @IraqFootballPod
Timnas Irak.

POSMETRO MEDAN, Jakarta- TimnasIrak saat ini menghadapi krisis yang cukup menyulitkan mereka dalam persiapan menuju laga play-off Piala Dunia 2026.

Akibat memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah, persiapan Irak menuju laga penting ini benar-benar terganggu.

Ada dua faktor penting yang menganggu persiapan TimnasIrak sebelum memainkan pertandingan play-off untuk memperebutkan satu tiket Piala Dunia kali ini.

Baca Juga:

Di antaranya, sang pelatih yang sampai saat ini masih terjebak di luar negeri dan para pemain yang masih kesulitan mengurus visa.

Sesuai jadwal, Irak akan melakoni laga penentuan pada 31 Maret mendatang di Monterrey, Meksiko.

Baca Juga:

Untuk pertandingan babak play-off ini, TimnasIrak akan berhadapan dengan dua kandidat calon lawannya.

Dua negara yang kemungkinan bakal menjadi calon lawan TimnasIrak ada Bolivia dan Suriname untuk memperebutkan satu tiket ke putaran final.

Namun, memanas dan semakin tegangnya situasi geopolitik di Timur Tengah memaksa Irak harus menghadapi situasi kriris.

Masalah pertama yang benar-benar genting jelang pertandingan ini adalah sang pelatih kepala, Graham Arnold.

Asosiasi Sepak Bola Irak (IFA) dalam pernyataan resminya mengonfirmasi bahwa Arnold saat ini terjebak dan tidak bisa meninggalkan Uni Emirat Arab (UEA) akibat penutupan wilayah udara di kawasan tersebut.

Selain masalah pelatih yang terjebak, TimnasIrak juga harus berkutat dalam masalah lain yang kemungkinan menganggu persiapan mereka.

Proses administrasi untuk keberangkatan tim juga terancam gagal total karena masalah-masalah yang dihadapi ini.

Sejumlah pemain dan staf dilaporkan tidak dapat mengurus visa masuk ke Meksiko karena banyak kantor kedutaan yang juga ikut ditutup akibat situasi keamanan.

"Selain itu sejumlah pemain dan anggota tim tidak dapat menyelesaikan prosedur pengurusan visa masuk ke Meksiko karena penutupan kedutaan mengacu keadaan saat ini," tulis pernyataan resmi IFA.

"Karena penutupan wilayah udara, pelatih kepala kami, Graham Arnold, tidak dapat meninggalkan Uni Emirat Arab," tutur laporan tersebut. (fajar)

Tags
beritaTerkait
Selebrasi Nguyen Hai Long Usai Bobol Gawang Indonesia Bikin Fans Garuda Anu
Banjir Kritik, Kapten Rizky Ridho: Saya Salah, Saya akan Move On...
Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Kandang, Ini Kata Erick Thohir
Hasil Timnas Indonesia vs Vietnam: Dibantai Vietnam 0-3 di Kandang
Awas Timnas! Pelatih Vietnam: Harus Menang
Gasak Timor Leste, Timnas Indonesia Selangkah Lagi ke Semifinal!
komentar
beritaTerbaru