Ramalan Cuaca Kota Medan Sabtu 20 Juni 2026, Waspadai Hujan Lebat
Ramalan cuaca Kota Medan Sabtu 20 Juni 2026, warga diminta mewaspadai kondisi hujan lebat.
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta - Gelar juara Piala Afrika 2025 yang diraih Senegaldicopot oleh CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika). Otoritas sepak bola benua hitam itu memberikan penjelasan soal aturan yang dipakai.
Dilansir dari The Athletic pada Rabu (18/3/2026), CAF menganulir hasil partai final yang digelar di Rabat, Maroko pada 18 Januari lalu. Skor kemenangan 1-0 milik Senegal diubah jadi kemenangan 3-0 untuk Maroko.
Jalannya laga itu memang penuh drama karena sempat dihentikan belasan menit menyusul protes Senegal atas keputusan pemberian penalti kepada Maroko oleh wasit Jean-Jacques Ndala di akhir babak kedua. Hal itu terjadi usai Brahim Diaz dilanggar El Hadji Malick Diouf.
Baca Juga:
Sejumlah pemain Senegal pun sempat keluar lapangan meski akhirnya kembali usai dibujuk Sadio Mane yang tetap berada di lapangan. Laga kemudian dilanjutkan dan penalti panenka Diaz ditangkap Edouard Mendy.
Di laga itu, Senegal akhirnya berhasil mencetak gol di babak 2x15 menit lewat Pape Gueye. Gol tunggal itu sukses mengantarkan Senegal menjadi juara Piala Afrikan 2025.
Baca Juga:
Namun hasil laga tersebut tetap digugat Federasi Sepakbola Maroko (FRMF) karena menilai protes Senegal "berdampak pada alur laga dan performa para pemain" Maroko. CAF lantas mengabulkan banding tersebut 57 hari setelah final usai.
CAF pada rilis yang diumumkan 17 Maret 2026 itu, menyebut Senegal telah melanggar aturan Piala Afrika pasal 82, yakni: "meninggalkan lapangan sebelum pertandingan berakhir tanpa izin dari wasit."
Senegal pun kemudian dijatuhkan hukuman sesuai pasal 84, yakni dinyatakan kalah 0-3, kecuali saat itu Maroko sedang unggul.
Lewat pernyataan resminya, FRMF "menekankan bahwa langkah banding ini tidak pernah bertujuan untuk mengabaikan kinerja olahraga tim-tim yang berlaga di ajang ini, tetapi semata-mata untuk menyerukan penegakan aturan kompetisi."
"Federasi menegaskan kembali komitmennya untuk mematuhi aturan, kerangka kerja kompetitif yang jelas, dan stabilitas kompetisi Afrika," jelas FRMF.
CAF menegaskan keputusan itu sudah final dan tak memberi ruang banding kepada Senegal, namun skuad Singa Teranga bisa mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) di Swiss untuk memperjuangkan hasil yang mereka raih di lapangan.(detikSport)
Ramalan cuaca Kota Medan Sabtu 20 Juni 2026, warga diminta mewaspadai kondisi hujan lebat.
Medan 2 jam lalu
Neymar Jr kembali menjadi sorotan publik menjelang pertandingan Brasil melawan Haiti di ajang Piala Dunia 2026.
Sport 10 jam lalu
Pakai baju tahanan, Dokter Tifa menyusul Roy Suryo menjalani cek medis di RS Polri.
Peristiwa 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Suasana di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Medan siang itu tampak begitu hidup. Riuh rendah tawa dan selebrasi s
Profil 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Persidangan perkara dugaan percobaan penyelundupan manusia dengan tiga terdakwa warga negara Sri Lanka kembali meng
Peristiwa 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Siborongborong Pemandangan berbeda terlihat di sepanjang jalur menuju Bandara Silangit, Jumat (19/6/2026). Ratusan aparatu
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak kembali turun langsung menjadi Negosiator ketika ratusan wa
Medan 13 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80, Polres Karo menggelar turnamen bola voli antarpersonel di Lapangan Voli Mapolres
Sport 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kajati Sumut, Muhibuddin, SH., MH didampingi Asisten Intelijen Irfan Wibowo, SH., MH dan Asisten Tindak Pidana Umum S
Medan 15 jam lalu
Kondisi Terkini Pemain Kanada Ismael Kone yang Alami Patah Kaki.
Sport 16 jam lalu