Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mendadak Dicopot
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mesecara mendadak dicopot dari jabatannya.
Profil 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Mantan pembalap MotoGP Ruben Xaus menilai langkah Marc Marquez di MotoGP 2026 tidak akan mudah. Pasalnya, pembalap Ducati Lenovo itu tidak berkembang signifikan ketimbang pembalap lain di MotoGP 2026.
Sampai seri ketiga MotoGP 2026, Marc Marquez belum mampu naik podium. Alhasil, ia saat ini berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 45 poin, terpaut 36 angka dari Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) di puncak.
Baca Juga:
Ruben Xaus mengatakan peta persaingan di MotoGP 2026 akan lebih ketat ketimbang musim sebelumnya. Hal itu pun akan menjadi tantangan buat Marc Marquez jika ingin mempertahankan gelar juara MotoGP.
"Yang benar-benar belum berkembang adalah Marc Márquez dalam hal ketepatan waktunya dibandingkan tahun lalu. Yang lain jelas telah membuat lompatan besar," kata Ruben Xaus, mengutip dari Motosan, Jumat (3/4/2026).
Baca Juga:
Ia menjelaskan Ducati sebenarnya sudah mengalami perkembangan cukup baik dari segi motor. Akan tetapi, Marc Marquez masih harus beradaptasi agar dapat nyetel dengan Ducati Desmosedici GP26.
"Yang dikatakan Ricard Jove (pengamat MotoGP) adalah Ducati mengalami stagnasi, atau mungkin tidak, tetapi mungkin tahun lalu Marc lebih mampu memaksimalkan potensinya daripada motornya," ucap Ruben Xaus.
"Saat ini motor tersebut telah berevolusi ke arah yang tidak lagi mampu ia maksimalkan," tambah Ruben Xaus.
Sementara, Marc Marquez mengaku kesulitan menunggangi motor Ducati di awal MotoGP 2026 dan hal itu tak lepas dari efek operasi bahu yang ia jalani pada Oktober lalu.
Marquez menyebut motor Ducati bisa tampil cepat di MotoGP Amerika. Namun long lap penalty yang ia jalani membuat dirinya tertinggal dari rombongan depan. Alhasil, ia tidak bisa naik podium di MotogP Amerika.
"Ya, saya tampil cepat di sana. Saya bisa terus melaju dengan kecepatan seperti itu."
"Bila saya tidak membuang waktu [dengan long lap penalty], juga saat menyalip Pecco [Bagnaia] dan Enea [Bastianini], saya bisa saja mengejar dan bertarung dengan DiGia [Fabio Di Giannantonio]," kata Marquez dikutip dari Crash.
Selain soal long lap penalty, Marquez juga membicarakan dirinya. Baby Alien menyebut dirinya juga butuh perubahan besar, bukan hanya motor Ducati, untuk bisa tampil impresif seperti tahun lalu.
"Motor itu jelas merupakan hal yang penting, namun demikian juga saya. Saya juga sedang berjuang."
"Motor jelas merupakan satu hal, namun saya juga sama," ucap Marquez.
Meski demikian, Marquez masih menyimpan optimisme di tengah situasi sulit. Ia yakin bila membuat start yang bagus, situasi balapan akan lebih menguntungkan bagi dirinya.
"Saya melihat ulang balapan Thailand dan Brasil. Bila saya bisa menjalani tiga lap dengan baik, saya punya kesempatan untuk menang," ujar Marquez.
Selanjutnya, seri keempat MotoGP 2026 akan berlangsung Sirkuit Jerez, Spanyol. Seri itu akan dimulai pada tanggal 24-26 April 2026.
(wan/bbs)
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mesecara mendadak dicopot dari jabatannya.
Profil 9 jam lalu
Kejutan Forkopimcam mewarnai Perayaan HUT Bhayangkara ke80 di Polsek Simpang Empat
Sumut 9 jam lalu
Kadis SDABMBK Hadiri Rangkaian Kegiatan Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.
Medan 9 jam lalu
Modus &lsquoKawin Pesanan&rsquo ke Tiongkok Terbongkar, Mafirion Buru Sindikat Internasional.
Politik 10 jam lalu
Business Summit IndonesiaKorea Selatan Disiapkan, Danau Toba Jadi Pintu Masuk Kerja Sama.
Sumut 10 jam lalu
Polres Dairi mengaku siap mewujudkan Polri yang semakin humanis dan profesional untuk melayani masyarakat.
Sumut 10 jam lalu
2 Pria Disebut Maling Dilakban Jadi Teletubbies, Ternyata Konten Kreator Lagi Challenge.
Peristiwa 10 jam lalu
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan jumlah geosite di kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark bertambah dari 16 menjadi 40.
Sumut 10 jam lalu
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Pengedar Sabu, Tiga Pelaku sebagai penjual Diamankan.
Sumut 11 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Sebanyak 98 wali kota peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEK
Medan 12 jam lalu