Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jerez -- Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, akhirnya kehilangan kesabaran setelah terlempar jauh dari barisan depan pada balapan di MotoGP Spanyol 2026. Pembalap berjuluk El Diablo itu memberikan pernyataan pedas yang menegaskan masalah besar sedang menjangkiti motor YZR-M1 miliknya.
Kontras performa ini terasa sangat menyakitkan bagi sang juara dunia 2021. Musim lalu di lintasan yang sama, ia berhasil meraih pole position dan berdiri di atas podium.
Namun, akhir pekan kemarin, Quartararo hanya mampu memulai balapan dari posisi ke-17 dan menyentuh garis finis dengan selisih hampir 30 detik dari sang pemenang, Alex Marquez.
Baca Juga:
1. Krisis Kepercayaan
Baca Juga:
Meski Yamaha membawa sejumlah komponen baru ke Sirkuit Jerez, Spanyol, upaya tersebut tampaknya belum mampu memangkas jarak dengan pabrikan papan atas. Quartararo mengungkapkan tidak ada satu pun aspek pada motornya yang bekerja dengan baik, menciptakan siklus masalah yang seolah tidak berujung.
"Sayangnya, tidak ada satu area pun di mana kami kuat atau di mana saya bisa katakan saya merasa nyaman," keluh Quartararo, dikutip dari Crash, Selasa (28/4/2026).
Quartararo merinci bahwa kesulitan melanda hampir di setiap fase balapan, mulai dari pengereman, masuk ke tikungan, akselerasi, hingga cengkeraman ban.
"Ada begitu banyak area di mana kami memiliki masalah dan kesulitan. Bahkan jika kami menyelesaikan satu masalah, masalah lain muncul," tambahnya.
2. Pesan Menohok untuk Yamaha
Ketegangan mencapai puncaknya saat Quartararo menegaskan kemunduran performa ini murni disebabkan oleh kendala teknis, bukan kemampuan balapnya. Dengan raihan hasil yang merosot drastis dalam satu tahun, ia menuntut perubahan nyata dari tim asal Jepang tersebut.
"Secara pribadi, saya tidak bodoh; saya tahu bagaimana cara balapan dan seberapa banyak kerugian yang kami alami. Hal itu terlihat jelas. Setahun yang lalu, saya berada di podium. Hari ini, saya tertinggal tiga puluh detik," imbuh Quartararo.
Kondisi internal Yamaha kian rumit karena performa pembalap M1 lainnya pun tak kalah mengkhawatirkan. Alex Rins hanya mampu finis di posisi ke-16, sementara Jack Miller terpuruk di urutan ke-18 akibat kendala teknis. Nama-nama seperti Toprak Razgatlioglu dan Augusto Fernandez bahkan mengisi posisi buncit.
Direktur Yamaha, Massimo Meregalli, mengonfirmasi adanya modifikasi kecil pada mesin saat tes di Jerez, namun desain dasarnya tetap sama dengan yang digunakan saat ini. Dengan tidak adanya rombakan mesin secara masif dalam waktu dekat, masa depan kompetitif Quartararo bersama Yamaha kini berada di titik nadir.
(wan/okezone)
Pemko Sibolga dan DPC Partai Demokrat Bersinergi Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI di Huntap
Sumut 5 jam lalu
Diduga Jadi Lokasi Transaksi Sabu, Timsus Anti Narkoba Polres Asahan Amankan Seorang Pria dengan Barang Bukti 63,67 Gram Sabu
Peristiwa 6 jam lalu
Hasil Singapura vs Indonesia 11, Gol Ragnar Oratmangoen Tak Cukup, Garuda Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026.
Sport 8 jam lalu
Tim Jatanras Polres Asahan Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan hingga Korban Meninggal Dunia.
Kriminal 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Taput Langkah strategis kembali diambil Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam menjaga kesehatan fiskal daerah. Bupati
Inter-Nasional 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jaksel Rayakan hari jadi ke 14 pada 8 Agustus 2026, Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) menggelar berbagai kegi
Inter-Nasional 10 jam lalu
Polisi Amankan Perempuan Diduga Buang Bayi di Tepi Sungai Asahan.
Peristiwa 11 jam lalu
Sidang Waterfront City Samosir, Penasihat Hukum Enda Simakasura Tegaskan Proyek Selesai dan Perubahan Sesuai Adendum.
Medan 11 jam lalu
Kanwil Kemenkum Sumut Laksanakan Pengawasan Kepatuhan Pembayaran Royalti di Rumah Bernyanyi Eleven Family Medan
Medan 13 jam lalu
Kapolres Dairi Ungkap Kronologi Penganiayaan Berujung Maut di Tanah Pinem, dalam sebuah jumpa pers.
Peristiwa 13 jam lalu