BNI Kedepankan Itikad Baik Selesaikan Kasus Swadharma Sesuai Putusan Pengadilan
POSMETRO MEDAN PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan komitmennya untuk menjalankan putusan pengadilan terkait perkara K
Sumut 47 menit lalu
Posmetro Medan , BINJAI - Dua wanita Heni (38) dan adiknya Sona mengadu ke DPRD Kota Binjai setelah mengalami intimidasi dan upaya pengusiran dari rumah yang telah ditempati keluarganya selama 84 tahun.
Di DPRD Binjai beruntung keduanya bertemu satu anggota DPRD dari PKS yakni Fitri , Rabu,(3/5/2026)
Heni menduga tindakan tersebut dilakukan oleh sejumlah pihak yang disebut sebagai suruhan seseorang berinisial Doli.
Baca Juga:
Heni menjelaskan bahwa rumah yang kini menjadi polemik tersebut telah ditempati orang tuanya sejak tahun 1942. Saat ini, ibunya, Ramlah, telah berusia 84 tahun dan masih tinggal di rumah tersebut.
Menurut Heni, keluarganya pernah didatangi oleh sejumlah petugas yang mengatasnamakan Satpol PP Provinsi Sumatera Utara. Dalam pertemuan itu, kata dia, keluarganya diminta meninggalkan rumah dan ditawari uang ganti rugi sebesar Rp5 juta.
Baca Juga:
"Kami pernah didatangi pihak yang mengaku dari Satpol PP Provinsi Sumatera Utara. Saat itu kami diminta meninggalkan rumah dan diberi tawaran ganti rugi Rp5 juta. Belakangan kami menduga kedatangan mereka atas permintaan Doli," ujar Heni.
Tak hanya itu, Heni juga mengaku keluarganya beberapa kali mendapat tekanan dari sejumlah pria yang disebut berasal dari kawasan Pajak Tavip dan diduga bertindak atas suruhan pihak yang sama.
"Kami merasa ditindas dan diintimidasi. Karena itu kami datang ke DPRD Kota Binjai untuk mencari keadilan. Rumah itu sudah ditempati keluarga kami sejak tahun 1942. Ayah kami dahulu bekerja di Bioskop Ria. Syukurlah, saat datang ke DPRD kami diterima dan ditampung pengaduannya oleh Ibu Fitri dari Fraksi PKS," katanya.
Menanggapi pengaduan tersebut, Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi PKS, Fitri, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan yang disampaikan Heni dan keluarganya.
Menurut Fitri, persoalan tersebut akan diteruskan kepada pimpinan DPRD untuk dibahas lebih lanjut guna mencari solusi yang berkeadilan bagi semua pihak.
"Pengaduan ini akan kami teruskan dan tindak lanjuti. Ketua DPRD Kota Binjai, Hj. Tini, juga dijadwalkan akan membahas persoalan ini pada pekan depan," ujar Fitri.
Sebelumnya , keduanya mendatangi Kantor PWI Binjai dan bertemu satu anggota PWI Binjai Solihin alias Oli . Lalu Solihin mengarahkan ke DPRD Binjai . ( Oji )
POSMETRO MEDAN PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan komitmennya untuk menjalankan putusan pengadilan terkait perkara K
Sumut 47 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Perusahaan penyedia layanan transportasi online Maxim menggelar &039Maxim Quiz English Brain Game yang merupakan
Medan 56 menit lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Aktivis Republik Indonesia (DPP HARI) mengapresiasi langkah tegas Kejaksaan Agung dalam meng
Peristiwa satu jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Dua wanita Heni (38) dan adiknya Sona mengadu ke DPRD Kota Binjai setelah mengalami intimidasi dan upaya pengusir
Sumut 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Komitmen memberantas narkoba di Kota Medan kembali ditegaskan. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas . Bersama Kap
Medan 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Karang taruna kecamatan seKota Medan mengapresiasi hal positif, terhadap Rapim yg berjalan dengan baik dan sukses ya
Medan 3 jam lalu
Polrestabes Medan membongkar jaringan peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) Phantom KTV yang berada di Jalan H. Adam Malik.
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap membuka kegiatan Asis
Berita 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Toba Samosir Namanya Lisna Novelina Tambunan. Lahir 2002 dari keluarga sederhana.Ayahnya bekerja sebagai tukang lemari, s
Profil 4 jam lalu
POSMETRO MEDANPolrestabes Medan menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus peredaran narkoba berkedok tempat hiburan malam (THM) di
Medan 4 jam lalu