Kamis, 04 Juni 2026

Bobrok Tirtanadi Menjadi-jadi?

Administrator - Kamis, 04 Juni 2026 13:29 WIB
Bobrok Tirtanadi Menjadi-jadi?
Istimewa
Kantor Perumda Tirtanadi di Medan

Sementara di sisi lain, Perumda Tirtanadi juga diduga belum memiliki data dan potensi pelanggan yang digunakan dalam perencanaan peningkatan/pengembangan produksi dan jaringan distribusi.

Dalam penambahan pelanggan sambungan baru, tambah Jokly, target sambungan baru yang diusulkan dan ditetapkan dalam RKA untuk meningkatkan pengembangan produksi dan jaringan distribusi, diduga tidak berdasarkan data potensi dan tidak realistis.

Baca Juga:

"Perumda Tirtanadi diduga belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung kelancaran produksi dan distribusi air," sambungnya.

IPA Deli Tua contohnya, memiliki 4 clarifeir berbentuk tabung yang memiliki fungsi untuk memisahkan partikel padat dari air. Proses pemisahan partikel padat dari air dilakukan dengan mencampurkan dan mengaduk air baku dengan bahan kimia Poly Aluminum Chloride (PAC). Setelah proses pencampuran PAC dengan air baku, kata Jokly, maka partikel padat akan terpisah dengan air. Partikel padat tersebut akan turun ke bagian bawah clarifeir dengan sistem gravitasi.

Baca Juga:

Sedangkan untuk partikel padat yang masih mengambang akan menempel pada tube settler yang terpasang pada tengah dalam clarifeir. Dan satu clarifeir memiliki 16 kolom tube settler.

Ironinya, beberapa tube settler diduga mengalami kerusakan pada seluruh clarifeir. Pada clarifeir I diduga terdapat 10 kolom yang rusak. Clarifeir II diduga terdapat 13 kolom yang rusak. Clarifeir III diduga terdapat 10 kolom yang rusak dan clarifeir IV diduga terdapat 14 kolom yang rusak.

Atas hal tersebut, proses pemisahan partikel padat mengambang, yang seharusnya menempel pada tube settler menjadi tidak optimal karena rusak. Bahkan, hal tersebut menimbulkan risiko partikel padat mengambang masuk ke dalam filter dan mengakibatkan filter tidak berfungsi secara optimal. Serta dapat berpengaruh pada kualitas air yang masuk ke dalam reservoir.

"Akibatnya distribusi tak lancar dan hasil yang diproduksi juga tak sesuai harapan," keyakinan Jokly mengemuka.

Selain itu, lanjut Jokly, soal IPA Sibolangit yang memiliki sistem pengolahan air bersih menggunakan gravitasi. Sumber air yang dikelola oleh IPA Sibolangit ini, berasal dari mata air yang ditangkap dengan menggunakan bron. Yaitu; bangunan atau kontruksi yang dirancang untuk melindungi, menangkap dan menampung air baku yang berasal dari mata air.

Air yang ditangkap pada bron kemudian dialirkan pada bak pemancar yang merupakan bangunan yang berfungsi sebagai penampung air tangkapan dari bron. Air dari bron dialirkan ke bak pemancar melalui pipa yang terpasang springkle/pemercik. Hal tersebut dilakukan agar proses aerasi terjadi. Yaitu proses penambahan oksigen dari udara ke dalam air dengan tujuan menaikan tingkat pH air.

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Perumda Tirtanadi Jalin Kerjasama dengan Jaksa Pengacara Negara Kejati Sumatera Utara
Sekda Kota Medan Apresiasi Perumda Tirtanadi,Turunkan Tarif Bagi Pelanggan Kategori Tertentu
Tirtanadi Putus Jaringan Air Warga di Jl. Tuba III, Mandala II Akibat Tunggakan Rp 131 Juta dan Illegal Connecting
Zakiyuddin Harahap Minta Perumda Tirtanadi Selesaikan keKeluhan Masyarakat Terkait Kualitas Air Bersih
Perumda Tirtanadi Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Medan
Direktur Utama Perumda Tirtanadi Tinjau Kantor Cabang Diski, Pastikan Pelayanan Optimal
komentar
beritaTerbaru