Sumut Krisis Listrik Lagi, Pantaskah Darmawan Prasodjo Dipertahankan Jadi Dirut PLN Pada RUPS 15 Juni Nanti?
Sumut Krisis Listrik Lagi, Pantaskah Darmawan Prasodjo Dipertahankan Jadi Dirut PLN Pada RUPS 15 Juni Nanti?
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta - Sumatera Utara terkini persis seperti era tahun 2017, dilanda krisis listrik. Faktanya, dalam sepekan terakhir, sistem elektrifikasi di sejumlah wilayah khususnya Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, tidak normal. Bahkan pemadaman secara masif terus terjadi hingga hari ini.
Seperti yang dituturkan Ade, warga Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai. Menurutnya, sejak peristiwa ambruknya bslasan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV dan Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 275 kV pada Kamis (4/6/2026) lalu, sampai saat ini warga Medan terus mengalami pemadaman bergilir.
"Sampai hari ini pemadaman listrik terjadi. Tiap hari minimal 3 jam listrik padam," tuturnya.
Baca Juga:
Ade juga sangat menyesalkan sejauh ini tindakan nyata kepada masyarakat yang umumnya pelanggan hanya sebatas permintaan maaf. Sedangkan listrik yang menjadi kebutuhan utama, tak kunjung normal.
"Katanya PLN bekerja extra untuk segera memulihkan sistem kelistrikan, tapi sampai sekarang tidak ada jaminan bahwa listrik akan stabil. Sejak tanggal 4 Juni kami merasakan pemadaman, jadi sudah hampir sepekan ini terjadi. Apalagi katanya proses perbaikan jaringan baru selesai tanggal 14 Juni, miris sekali," ujarnya.
Baca Juga:
"Dampaknya jelas, warga rugi besar. Banyak masyarakat yang mengeluh karena akibat padamannya listrik, peralatan elektronik mereka rusak, bagi peternak ayam ribuan ternaknya mati. Masak cuma minta maaf, harusnya kompensasi yang jelas diberikan PLN," imbuhnya.
Menimpali hal ini, Koordinator Relawan Listrik Untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira kembali mengatakan, peristiwa ini membuktikan gagalnya manajemen PT PLN (Persero) dalam menjaga keandalan listrik sehingga berdampak pada tidak nyamannya masyarakat pelanggan.
"Sebagai pelanggan yang membayar tagihan listrik setiap bulannya, tentu kita tidak mau tahu dengan kerusakan itu. Intinya kita mau listrik andal. Kan ada hak dan kewajiban. Kewajiban kita membayar tagihan, hak kita mendapat listrik andal," ungkap Yudhistira di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Dikatakannya juga, listrik sebagai kebutuhan primer, tentu menjadi perangkat vital dalam menunjang seluruh aktivitas masyarakat.
"Era ini seluruh perangkat di rumah kan menggunakan tenaga listrik. Tapi kalau begini kejadiannya, sudah seperti zaman batu kita. Tidak usahlah PLN menggaungkan menghadirkan listrik andal kalau bolak balik byarpet," kecamnya.
Di sisi lain, Yudhistira mendesak Presiden Prabowo serius memperhatikan masalah pemadaman listrik hingga blackout yang terus berulang ini, termasuk memperhatikan soal kegagalan Direktur PLN Darmawan Prasodjo dalam mengelola BUMN strategis tersebut.
"Kita berharap presiden Prabowo peka terkait kelistrikan ini. Jangan bicara soal pembangunan pembangkit listrik sampai ribuan Mega Watt kalau pengendali PLN tidak beres bekerja. PLN sangat membutuhkan penyegaran. Salah satunya tentu mencopot Dirut Darmawan Prasodjo yang kami nilai gagal mengelola perusahaan. Semoga pada RUPS 15 Juni nanti, perubahan itu terjadi," tegas Yudhis.
Seperti diketahui, sesuai penegasan COO Danantara, Dony Oskaria, PT PLN (Persero) dijadwalkan akan melaksanakan RUPS pada 15 Juni 2026 mendatang.(REL/WIK)
Sumut Krisis Listrik Lagi, Pantaskah Darmawan Prasodjo Dipertahankan Jadi Dirut PLN Pada RUPS 15 Juni Nanti?
Sumut 3 jam lalu
Suami Istri Tewas Ditabrak Angkot Sandra Prima, Tinggalkan 2 Anak Masik Kecil.
Peristiwa 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN Anggota Bawaslu Kota Gunungsitoli, Nur Alia Lase, dijatuhi hukuman 1 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor M
Kriminal 9 jam lalu
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Tengah Pertandingan Denmark Vs Ukraina, Laga Langsung Dihentikan dan Stadion Panik.
Sport 9 jam lalu
KPK Ungkap Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Suap Bea Cukai, Diduga Pernah Titip iPhone 17 dari Amerika Serikat.
Inter-Nasional 10 jam lalu
KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Asosiasi Kesthuri, Kerugian Negara Kasus Kuota Haji Capai Rp622 Miliar.
Inter-Nasional 10 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Penataan dan optimalisasi aset milik Pemko Medan menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) DPR
Medan 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menggandeng Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut (Kajatisu) Muhibuddi
Medan 13 jam lalu
Bus Aronta mengalami rem blong di Bintang Mariah, menabrak sejumlah kendaraan.
Sumut 14 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Lurah Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Syarifuddin Nasution membantah isu miring terk
Sumut 14 jam lalu