"Karakter adalah yang utama. Di sini anak-anak diajari untuk berani berbicara, bernyanyi, bergandengan tangan, dan melipat tangan menyembah Tuhan. Atas dasar itulah, Pemkab Tapanuli Utara berkomitmen penuh mendukung guru-guru sekolah minggu. Sudah satu tahun ini kami berjalan memberikan insentif bagi guru sekolah minggu di hampir seluruh sekolah dan gereja di Tapanuli Utara, dan program ini akan tetap berlanjut," tegas Bupati.
Baca Juga:
Sebagai langkah konkret pro-program keagamaan dan pariwisata, Bupati juga menginstruksikan Dinas Pariwisata untuk proaktif menginventarisasi agenda-agenda nasional maupun internasional HKBP agar dapat diintegrasikan ke dalam agenda resmi pariwisata daerah.
Baca Juga:
Kerjasama ini bertujuan agar pemerintah dapat mengoptimalkan fasilitas penunjang, termasuk penyediaan transportasi, sekaligus memperkenalkan narasi sejarah peradaban kekristenan di Tanah Batak (storytelling) kepada para peserta yang datang dari luar daerah.
Di samping itu, Bupati turut menitipkan pesan lingkungan hidup yang selaras dengan program kebersihan daerah. Beliau mengajak para guru dan anak sekolah minggu untuk aktif menggalakkan gerakan bebas sampah plastik di lingkungan masing-masing.
Bupati Tapanuli Utara menutup sambutannya dengan menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam fasilitasi, namun memastikan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah telah dikerahkan semaksimal mungkin dengan ketulusan hati demi kenyamanan para peserta. (PS)
Tags
beritaTerkait
komentar