Senin, 24 Agustus 2026

Dampak Kelangkaan Semen, Pemko Tanjungbalai Sidak Toko Bangunan

P. Silalahi - Selasa, 07 Juli 2026 16:30 WIB
Dampak Kelangkaan Semen, Pemko Tanjungbalai Sidak Toko Bangunan
facebook @Pemerintah Kota Tanjungbalai
Sidak Pemko Tanjungbalai ke panglong akibat semen langka di pasaran.

POSMETRO MEDAN- Pemerintah Kota Tanjungbalai melakukan inspeksi ke sejumlah toko bangunan di Kota Tanjungbalai, diantaranya toko bangunan Sinar Buana dari Jalan S Parman, Toko Bangunan Sinar Makmur di Jalan Teuku Umar, hingga Toko Bangunan Tunas Mandiri dan Sinar Family di Jalan Alteri, Kota Tanjungbalai.

Dalam keterangannya, Asisten Ekbang Tajul Abrar mengaku, saat ini memang ada pengurangan dari pihak distributor ke pengecer di Kota Tanjungbalai.

Baca Juga:

Dimana, pengecer yang biasanya mendapatkan pasokan semen 1.600 sak perpekan, kini hanya mendapatkan 800 sak semen perpekan.

Baca Juga:

"Biasanya seminggu dua kali, kini seminggu hanya satu kali. Jadi barang berkurang. Selain itu, ada juga kenaikan harga," kata asisten Ekbang, Tajul Abrar, Senin (6/7/2026).

Ia mengaku, setelah turun kelapangan untuk mengecek langsung, didapati permasalahan terjadi murni pada distributor yang tidak mengirim semen ke wilayah Tanjungbalai secara maksimal.

"Kita belum tau dari distributor apa masalahnya, kalau kata pemilik panglong tadi ada di kapal. Karena minyak naik, distribusipun dengan kapal jadi berkurang," katanyadalam sebuah postingan anonim facebook @Pemerintah Kota Tanjungbalai yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Selasa 7 Juli 2026.

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Sisir Titik Rawan, Polres Tanjungbalai Pastikan Kota Tanjungbalai Aman dari Geng Motor dan Begal
638 Warga Binaan Lapas Tanjungbalai Asahan Terima Remisi Umum, 17 Napi Langsung Bebas
Wali Kota Tanjungbalai Serahkan Remisi untuk 638 Warga Binaan, 17 Langsung Bebas
Habis Beli Dari Bandar, 2 Pengedar Sabu Ketengan Dibekuk
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke-25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan
3 Pekerja DLH Kota Tanjungbalai Tersengat Listrik Tegangan Menengah Saat Pasang Bendera
komentar
beritaTerbaru