Jumat, 24 Juli 2026

Topan Orang Dekat Bobby Terjaring OTT KPK, Said Didu: Presiden Prabowo Bakal Dapat Tugas Tambahan

Administrator - Minggu, 29 Juni 2025 14:54 WIB
Topan Orang Dekat Bobby Terjaring OTT KPK, Said Didu: Presiden Prabowo Bakal Dapat Tugas Tambahan
RM
Said Didu

POSMETRO MEDAN,Jakarta- Eks Sekretaris BUMN, Said Didu memberi sindiran terkait situasi dugaan korupsi di Pemerintahan Sumatera Utara (Sumut).

Terkait hal ini, lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Said Didu memberi sindiran. Sindirannya ini ditujukan ke PresidenPrabowo Subianto yang disebutnya akan mendapatkan pekerjaan tambahan.

"Sekarang Bapak Presiden tambah pekerjaan," tulisnya dikutip Minggu (29/6/2025).

Baca Juga:

Pekerjaan yang dimaksudnya adalah untuk memberikan perlindungan ke Menantu Jokowi sekaligus Gubernur Sumut, Bobby Nasution.

Said Didu juga menyebut PresidenPrabowo juga sebelumnya sudah punya tugas untuk Melindungi Jokowi dan Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga:

"Selain 'melindungi' Bapak dan Anak, sekarang ditambah melindungi menantu," tuturnya.

Untuk diketahui, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat (27/6/2025).

Topan Ginting ditangkap bersama lima orang lainnya terkait dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumut.

Topan Ginting dan lima orang lainnya terdiri dari aparatur sipil negara (ASN), penyelenggara negara, serta pihak swasta sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Topan Ginting diketahui baru dilantik oleh Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menjadi Kadis PUPR Sumut pada Februari 2025 lalu.

Sosok Topan Ginting yang merupakan orang dekat Gubernur Sumut Bobby Nasution pun jadi sorotan. Nama lengkapnya Topan Obaja Putra Ginting.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kronologi dugaan suap proyek jalan milik Dinas PUPR Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 BBPJN Sumut Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Hal ini terkait informasi dari masyarakat terkait infrastruktur di Sumut yang tak memadai sejak beberapa bulan lalu.

"Sehingga diduga ada tindak-tindak korupsi pada saat pembangunannya," kata Asep dalam konferensi pers di Gedung KPK (Fajar/jpnn)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
282 Paja Akpol Angkatan ke-58 Ikuti Tradisi Penyambutan, Ini Pesan Presiden Prabowo
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik yang Mundur
5 Pejabat Kejagung Diangkat, Leonard Eben Ezer Simanjuntak Jadi Jampidum
Presiden Prabowo Resmi Lantik Tribrata Putra Sambo Perwira Polri Berpangkat Inspektur Dua
Wacana Piala Dunia 64 Tim Kembali Menguat, Presiden FIFA Dihantam Gelombang Penolakan
Kawal Capaian Indikator Desa Antikorupsi, KPK Perkuat Tata Kelola Berintegritas di Asahan dan Ledong Barat
komentar
beritaTerbaru