Kecamatan Medan Kota Kolaborasi BNNP Sumut, Sosialisasi Bahaya Narkoba Kepada Pelajar
Pemerintah Kecamatan Medan Kota menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan penyalahgunaan narkoba, bertempat, di Aula Kantor Camat Medan.
Medan 37 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Penetapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting, sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (27/6), mebuat kalangan internal Pemerintah Provinsi Sumut lega.
Informasi yang dihimpun wartawan dari sumber internal menyebutkan, sejumlah pejabat Pemprov Sumut menggelar acara syukuran secara tertutup pada malam hari setelah OTT berlangsung. Acara digelar di salah satu rumah dinas pejabat Pemprov dan hanya dihadiri oleh kalangan terbatas.
"Memang tidak terbuka, tapi jelas itu bentuk rasa syukur. Banyak yang merasa tertekan dengan gaya kepemimpinan beliau selama ini," ungkap seorang aparatur sipil negara (ASN) yang hadir dalam acara tersebut, namun enggan disebutkan namanya.
Baca Juga:
Acara syukuran itu berlangsung sederhana, dihadiri sejumlah kepala dinas, pejabat eselon III dan IV, serta tokoh nonformal di lingkungan Pemprov Sumut. Selain doa bersama, acara juga diisi dengan makan malam serta harapan agar proses bersih-bersih birokrasi dapat terus berjalan.
Syukuran diam-diam tersebut mencerminkan kelegaan dari sebagian pihak terhadap kejatuhan Topan Ginting, yang selama ini dikenal sebagai sosok dominan dan sulit dikritik. Beberapa sumber menyebut gaya kepemimpinannya seringkali menimbulkan tekanan terhadap pegawai dan rekan sejawat.
Baca Juga:
Penangkapan Topan oleh KPK membuka dugaan adanya praktik suap dan pengaturan proyek di lingkungan Dinas PUPR Sumut. Ia dikenal sebagai pejabat kuat yang diyakini memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan di pemerintahan provinsi.
"Ini peringatan keras bagi pejabat lainnya. Jangan merasa kebal hukum hanya karena dekat dengan kekuasaan. KPK membuktikan bisa menembusnya," ujar seorang aktivis antikorupsi di Medan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, baik terkait penangkapan Topan Ginting maupun isu adanya syukuran internal. Namun, sikap diam Pemprov sejak OTT digelar justru memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Sebelumnya, KPK menetapkan Topan Ginting sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan di Sumut. Ia ditangkap dalam OTT yang digelar di Mandailing Natal pada Kamis (27/6). Bersama Topan, KPK juga menahan empat tersangka lainnya. Mereka ditahan untuk 20 hari pertama guna kepentingan penyidikan.(Tim/Has)
Pemerintah Kecamatan Medan Kota menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan penyalahgunaan narkoba, bertempat, di Aula Kantor Camat Medan.
Medan 37 menit lalu
Jadwal dan Harga Tiket Kapal KM Kelud Melalui Belawan untuk Maret 2026
Medan 48 menit lalu
Sasar Masjid GRIB Jaya Medan Bagikan 700 Porsi Makanan di Program Jumat Berkah.
Medan satu jam lalu
Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI 2026 di Kodam I/Bukit Barisan.
Medan 2 jam lalu
Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Aswari (30), terdakwa kasus peredaran narkotika jenis sabu.
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDANMEDAN Kejuaraan karate Kajatisu Cup II Tahun 2026 resmi dibuka Kajati Sumatera Utara Dr.Harli Siregar, SH.,M.Hum di Gedung
Medan 3 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polrestabes Medan merilis hasil pemetaan penindakan praktik perjudian ilegal dalam 100 hari terakhir. Berdasarkan dat
Kriminal 3 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Polrestabes Medan merilis capaian signifikan dalam pemberantasan tindak pidana perjudian di wilayah hukum Kota Medan.
Kriminal 5 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Camat Medan Petisah Gelar Jumat Berkah di Jalan Gatot Subroto seputaran SIB ,Kecamatan Medan Petisah,Jumat (13/2/2026)
Medan 5 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Majelis Taklim Al Muhajirin Perumahan Pondok Nusantara (Ponus) Jalan Balai Desa Marindal 2 Patumbak, Jumat menggelar
Medan 5 jam lalu