Selama mengikuti rangkaian ASMC Global Round 2026, Caroline tidak hanya berkompetisi di bidang sains dan matematika, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan akademik dan budaya, seperti konferensi inovasi, pertukaran budaya, serta pelatihan kepemimpinan.
Caroline merupakan putri pasangan Aipda TP Nababan dan Linsiani serta anak bungsu dari lima bersaudara.
Baca Juga:
Di balik prestasi internasional yang diraih, keluarga Caroline berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap fasilitas pendidikan di SD Negeri 18 Rantau Selatan.
Linsiani berharap Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat memperbaiki ruang belajar di sekolah tersebut agar proses belajar mengajar berlangsung lebih nyaman.
Baca Juga:
"Kami berharap fasilitas belajar di sekolah dapat ditingkatkan sehingga anak-anak bisa belajar dengan lebih baik," ujarnya.
Selain itu, Ibunda Caroline mengucapkan terimakasih kepada kepala sekolah SD Negeri 18 Rantau Selatan, karena sudah menyupport putrinya hingga dapat meraih prestasi bergengsi tersebut.
Sementara itu, Caroline sendiri berharap dapat memperoleh fasilitas belajar yang lebih memadai dan kesempatan mendapatkan beasiswa agar dapat terus mengembangkan prestasinya di ajang sains internasional.
"Pak Bobby, Caroline juara sains internasional di Malaysia. Caroline boleh minta meja belajar, Pak, supaya bisa belajar lebih nyaman," kata Caroline.(REL/RED)
Tags
beritaTerkait
komentar