Senin, 20 Juli 2026
Sekjen GKPS Pdt Dr Janhotner Saragih Hadir

Pemko Pematangsiantar Buka Seminar Kepemimpinan dan Nasionalisme

P. Silalahi - Minggu, 19 Juli 2026 11:18 WIB
Pemko Pematangsiantar Buka Seminar Kepemimpinan dan Nasionalisme
Facebook @pemko pematangsiantar
Seminar Sehari ‘Membangun Jiwa Kepemimpinan dan Nasionalisme’ di Siantar.

POSMETRO MEDAN- Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH membuka kegiatan Seminar Sehari 'Membangun Jiwa Kepemimpinan dan Nasionalisme' yang diikuti para tokoh agama.

Kegiatan seminar digelar di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Sabtu (18/07/2026).

Hadir sebagai narasumber, Sekjen GKPS Pdt Dr Janhotner Saragih, Ketua Komisi Hubungan Antar Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar Drs H Rasyid Nasution, dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Simalungun Dr H Bahrum Saleh MA. Dengan moderator Pdt Tri Putri Saragih STh.

Baca Juga:

Wali Kota Wesly Silalahi diwakili Hamdani dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Sinode Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), khususnya Departemen Kesaksian, yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

"Seminar ini merupakan langkah yang sangat baik untuk memperkuat semangat kepemimpinan, persaudaraan, toleransi, serta rasa cinta tanah air di tengah keberagaman masyarakat Kota Pematangsiantar," katanya.

Baca Juga:

Lebih lanjut, Wesly yang diwakili Hamdani mengatakan, Kota Pematangsiantar dikenal sebagai kota majemuk, dihuni oleh berbagai suku, agama, dan budaya.

"Keberagaman ini adalah kekuatan yang harus terus kita rawat. Melalui forum seperti ini, saya berharap terbangun dialog yang sehat, saling menghormati, serta semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kerukunan antar umat beragama," sebutnya.

Menurut Wesly,dalam sebuah postingan anonim Facebook @pemko pematangsiantar yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Minggu 19 Juli 2026, tema yang diangkat pada seminar sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Kepemimpinan bukan hanya tentang memimpin organisasi, tetapi juga tentang menjadi teladan dalam keluarga, lingkungan, tempat ibadah, dan masyarakat.

Demikian pula nasionalisme harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah serta bangsa.

"Saya juga mengajak seluruh tokoh agama untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membina umat, menjaga kerukunan, serta menanamkan nilai-nilai moral dan kebangsaan kepada generasi muda. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, saya yakin Pematangsiantar akan tetap menjadi kota yang aman, damai, dan harmonis," tuturnya.

Ia berharap kegiatan ini menghasilkan pemikiran dan komitmen bersama yang bermanfaat bagi pembangunan karakter kepemimpinan dan semakin memperkokoh semangat nasionalisme di Kota Pematangsiantar.

Wesly diwakili Hamdani juga berpesan agar terus menerus meningkatkan predikat Indeks Kota Toleran di Kota Pematangsiantar. Sehingga Kota Pematangsiantar dapat menduduki peringkat pertama IKT.

Pimpinan Sinode GKPS diwakili Sekjen GKPS Pdt Janhotner Saragih mengatakan, kepemimpinan dan kerukunan umat beragama harus selaras di Kota Pematangsiantar.

"Dan ini menjadi kebanggaan kita bersama karena Kota Pematangsiantar kita sebut sebagai miniatur Indonesia, yang terdiri dari berbagai latar belakang yang berbeda. Dan perbedaan bukan dalam rangka untuk memisahkan atau membangun tembok-tembok pemisah di antara kita, tapi justru menjadi karunia Tuhan untuk semakin mempererat persaudaraan kita. Saya mengingat perjalanan banyak daerah-daerah atau suku-suku bangsa yang kurang memperhatikan bahwa ternyata persaudaraan ini sangat berdampak baik di tengah-tengah kehidupan kita bersama," terangnya.

Ia menegaskan, melalui seminar, membangun kerukunan serta mendukung yang sudah dicanangkan oleh Pemko Pematangsiantar melalui Wali Kota Wesly Silalahi, agar ke depan menjadi kota yang benar-benar aman, damai, dan penuh kesejahteraan.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan oleh narasumber Sekjen GKPS Pdt Janhotner Saragih yang membawakan topik Kepemimpinan, Persaudaraan, Keberagaman.

Kemudian, Rasyid Nasution membawakan topik Merawat Kebhinekaan dan Membangun Indonesia.

Selanjutnya, Bahrum Saleh membawakan topik Pembahasan Keberagaman sebagai Kekuatan Bangsa.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Wesly Sampaikan Pendidikan Rohani yang Kuat Jadi Investasi Terbaik
GKPS Cetak Generasi Unggul, 2 Lulus TNI AL dan TNI AU, 85 Masuk PTN
Guru MAN 1 Deli Serdang Jadi Delegasi Indonesia di Forum Pendidikan Internasional China
Airin Rico Waas Dorong Ibu di Medan Maksimalkan ASI Eksklusif
Arrahman Pane: Medan Tekankan Peran Jurnalis Dalam Pembangunan Kota
IKWI PWI Sumut akan Gelar Seminar/Workshop Rangkai  Bunga dan Lomba Karaoke
komentar
beritaTerbaru