"Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan kolaborasi erat antara keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media, tokoh agama, hingga tokoh adat demi mewujudkan ruang tumbuh kembang yang aman bagi generasi penerus kita," ujar Bupati.
Baca Juga:
Pemkab Taput juga mendorong optimalisasi Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (GERNAS #RANA) serta penguatan kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) di seluruh pelosok wilayah Tapanuli Utara. Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan ruang publik dan institusi pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan anak.

Baca Juga:
Investasi Terbaik Menuju Indonesia Emas 2045
Mengakhiri amanatnya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pemenuhan hak anak sebagai prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, perhatian mendasar yang diberikan hari ini merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas menuju visi Indonesia Emas 2045.
"Anak-anak Tapanuli Utara harus tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta berdaya saing. Merekalah yang kelak memimpin dan membawa bangsa ini menuju masa depan yang maju, adil, dan sejahtera," tegasnya.
Tags
beritaTerkait
komentar