Dirawat di Medan, Wali Kota Tanjungbalai Jenguk Pekerja Dinas LH Tersengat Arus Listrik
Wali Kota Mahyaruddin Salim Jenguk Pekerja Dinas LH Alami Kecelakaan Kerja Tersengat Arus Listrik di RS Siloam Medan.
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN- Seorang konsumen (pelanggan) Perumda Tirta Nauli Sibolga, Impro Ziliwu (33), warga Jalan Kakap, Kecamatan Sibolga Sambas mengaku kecewa atas sistem penagihan rekening air yang menurutnya tak sesuai.
Impro yang kini mengontrak di rumah milik Juniarti Sinaga mengaku diminta membayar kembali tagihan yang sebelumnya telah dilunasi.
Kepada awak media, Selasa (21/7/2026), Impro mengatakan dirinya merasa dirugikan karena tagihan rekening air untuk periode Januari-Maret 2026 kembali ditagih saat dia hendak membayar rekening periode April -Juni 2026, itu pun ditambah denda.
Baca Juga:
"Pada bulan Januari-Maret saya sudah bayar dan ada slip pembayarannya. Tapi saat saya membayar tagihan April-Juni, saya justru diminta membayar lagi tagihan Januari-Maret," ujar Impro.
Menurutnya, kejadian serupa bukan pertama kali dialaminya. Dia mengaku pihak Perumda Tirta Nauli sempat mendatangi rumahnya dan meminta maaf, namun tidak memberikan penjelasan maupun penyelesaian atas persoalan tersebut.
Baca Juga:
Impro menjelaskan dirinya biasa membayar rekening air setiap tiga bulan sekali dan telah melunasi tagihan hingga periode April-Juni 2026.
"Kalau dihitung, saya sudah membayar tagihan sampai sembilan bulan. Yang membuat saya heran, rincian nominal tagihan yang diminta kembali nominalnya semua sama persis," katanya.
Selain merasa dirugikan secara materi akibat harus membayar kembali tagihan, Impro juga mengaku terganggu dengan cara penagihan yang dilakukan petugas.
"Kalau datang menagih bukan satu dua orang, tapi ramai-ramai. Telepon juga dilakukan berulang-ulang. Padahal kondisi air di rumah juga sering mati," keluhnya.
Impro merinci, tagihan untuk periode Januari-Maret sudah dibayar masing-masing sebesar Rp53 ribu, Rp48 ribu, dan Rp33 ribu.
"Parahnya, nominalnya sama semua. Terkesan seperti copy-paste rekening pembayaran air," ujarnya.
Ia berharap Perumda Tirta Nauli segera memperbaiki sistem administrasi penagihan agar tidak merugikan pelanggan lain.
"Harapan saya masalah ini diperbaiki. Ini menyangkut masyarakat banyak. Cukuplah saya yang menjadi korban dan dirugikan," pungkasnya.
Sementara direktur Perumda Tirta Nauli Sibolga Khairunas Panggabean saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti hal itu. "Akan saya tindaklanjuti dulu ya," balasnya. (Gabriel ginting)
Wali Kota Mahyaruddin Salim Jenguk Pekerja Dinas LH Alami Kecelakaan Kerja Tersengat Arus Listrik di RS Siloam Medan.
Sumut satu jam lalu
Debut Manis, González Puji Messi Usai Inter Miami Juara Campeones Cup 2026.
Sport satu jam lalu
Komandan Kodim 0207/Simalungun Hadiri Prosesi Penyambutan Kapolres Kota Pematangsiantar.
Sumut 2 jam lalu
Wali Kota Wesly dan Ketua DPRD Timbul Lingga Tandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pemerintah dengan KPK.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Sejumlah masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumate
Sumut 5 jam lalu
Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Digelar di Berastagi, 4 Kendaraan Bayar Pajak di Tempat
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Sunggal Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, melakukan peletakan batu pertama empat proyek infrastru
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Hamparan Perak Sekretaris Daerah Deli Serdang Dedi Maswardy meletakkan batu pertama pembangunan AlunAlun Kecamatan Hampara
Sumut 12 jam lalu
Polresta Bengkulu mengungkap rangkaian kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Indo Melvi Yunadatia (24), pekerja Makan Bergizi Gratis.
Kriminal 13 jam lalu
Kawanan Curi Motor Pelajar Modus Ngaku Ibu Ditabrak di Medan, Wanita Ditangkap.
Kriminal 13 jam lalu