Selasa, 28 Juli 2026
Ratusan Pekerja dan Warga Gelar Aksi, Minta THM Blue Night Tidak Ditutup

Kami Mau Makan Apa Kalau Tempat Ini Ditutup?..

Faliruddin Lubis - Selasa, 28 Juli 2026 20:32 WIB
Kami Mau Makan Apa Kalau Tempat Ini Ditutup?..
IST
Sekitar 300 orang yang terdiri dari pekerja Tempat Hiburan Malam (THM) Blue Night, keluarga pekerja, dan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi agar operasional Blue Night tidak ditutup.

POSMETRO MEDAN,Langkat – Sekitar 300 orang yang terdiri dari pekerja Tempat Hiburan Malam (THM) Blue Night, keluarga pekerja, dan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi agar operasional Blue Night tidak ditutup.

Massa berkumpul sambil membawa spanduk dan menyampaikan orasi secara damai. Mereka mengaku penutupan tempat usaha tersebut akan berdampak langsung terhadap mata pencaharian ratusan pekerja beserta keluarganya.

Salah seorang peserta aksi menyampaikan bahwa penghasilan dari bekerja di Blue Night menjadi sumber utama untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Baca Juga:

"Kami mau makan apa kalau tempat ini ditutup? Anak-anak kami sekolah dari hasil kerja di sini. Kami berharap pemerintah memikirkan nasib kami dan memberikan solusi," ujar salah seorang peserta aksi.

Baca Juga:

Para demonstran meminta Pemerintah Kabupaten Langkat, khususnya Bupati Langkat, agar mempertimbangkan kembali kebijakan penutupan THM Blue Night, atau menyediakan lapangan pekerjaan alternatif apabila tempat usaha tersebut benar-benar tidak lagi beroperasi.

"Kami tidak menolak aturan pemerintah, tetapi kami berharap ada solusi. Jangan hanya menutup tempat kerja kami tanpa memikirkan nasib para pekerja," ungkap peserta aksi lainnya.

Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib. Hingga aksi berakhir, massa tetap berharap pemerintah membuka ruang dialog agar keputusan yang diambil tidak hanya mempertimbangkan aspek penegakan aturan, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi terhadap para pekerja.

Di sisi lain, rencana penutupan Blue Night sebelumnya mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Langkat dan pemerintah daerah dengan alasan penegakan aturan perizinan serta ketertiban umum. Pemerintah menyatakan langkah tersebut merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang telah melalui tahapan administratif.(QQ)

Tags
beritaTerkait
Di Simarito, Darma Putra Rangkuti Mengajak Masyarakat Maknai Perlindungan Pekerja Rentan Bukan Sekadar Regulasi
Rizal Efendi Kecewa Rumah Orang Tua Dijual dan Dialihkan ke Pihak Ketiga
Tim Gabungan Polres Langkat Musnahkan 2 Titik di Desa Bubun Diduga Lokasi Penyalahgunaan Narkoba
Biayai Selingkuhan dari Hasil Korupsi, Eks Kades di Langkat Dituntut 2,5 Tahun Penjara
Truk CPO Hantam Tugu Perjuangan Berastagi, Ada Apa Gerangan ?
Bocah 13 Tahun Jadi Korban Dugaan Pelecehan, Pelaku Sempat Aniaya Korban dengan Kayu
komentar
beritaTerbaru