Polisi Bongkar Tindak Kekerasan Seksual terhadap Anak Kandung di Aceh
tindak kekerasan seksual terhadap anak kandung di Aceh Dibongkar Polisi.
Peristiwa 4 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta- Pariwisata Danau Toba akan menjadi model nasional pengelolaan pariwisata danau berkelanjutan. Gagasan itu tercetus melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk, "Menuju Perumusan Model Nasional Pengelolaan Pariwisata Danau Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat", yang diselenggarakan Komunitas Masyarakat Danau Toba (KMDT) bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata RI, Jakarta, Rabu (5/8/1026) kemarin.
Forum ini mempertemukan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan organisasi masyarakat. Tujuannya untuk merumuskan model pengelolaan destinasi wisata danau yang dapat menjadi acuan nasional. Model ini diharapkan mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata RI, Drs. Reza Fahlevi, M.Si., menyambut baik inisiatif penyelenggaraan FGD sebagai bentuk kolaborasi multipihak dalam mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan.
Baca Juga:
"Inisiatif ini menunjukkan masyarakat telah mengambil peran penting dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan. Kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat agar lahir model pengelolaan destinasi yang dapat menjadi rujukan nasional," ujarnya melalui rilis yang diterima Kamis (6/8/2026) malam.

Baca Juga:
FGD ini merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana saat kunjungan kerja ke Danau Toba pada April 2026 silam. Dalam kesempatan itu, Widiyanti menekankan pentingnya pengembangan destinasi yang berorientasi pada kualitas, keberlanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Ketua Panitia FGD, Raja Malem Tarigan, S.T., M.Si., mengatakan penyelenggaraan forum ini merupakan dukungan terhadap kebijakan pembangunan pariwisata nasional yang berorientasi pada quality tourism.
"FGD ini merupakan langkah konkret untuk merumuskan model nasional pengelolaan pariwisata danau berkelanjutan yang dapat diterapkan di berbagai kawasan danau di Indonesia, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Menurut Raja Malem Tarigan, pembangunan pariwisata saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga pada kualitas pengalaman wisata, pelestarian budaya, perlindungan ekosistem, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.
Ia menambahkan bahwa sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan destinasi wisata yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan.
tindak kekerasan seksual terhadap anak kandung di Aceh Dibongkar Polisi.
Peristiwa 4 menit lalu
Rutan Kabanjahe Gelar Razia Insidentil bersama TNI, Polri dan BNN serta Test Urine Pegawai dan Warga Binaan.
Sumut 19 menit lalu
Sudah Ditimpa Musibah Bukannya Menolong, Pria Ini Malah Bawa Kabur dan Jual Motor Korban.
Peristiwa 34 menit lalu
Mobil Curian Berhasil Ditemukan dalam 11 Jam Tim Khusus (Timsus) JCS bersama Unit Resmob.
Peristiwa 57 menit lalu
Tragedi Berdarah di Sarolangun Jambi Suami gorok Istri, Pelaku Tewas Diamuk Massa.
Peristiwa satu jam lalu
Pereli Ryan Nirwan Kuasai 3 SS Awal APRC Tobasari, Ijeck Menempel Ketat.
Sport 2 jam lalu
Beban Bulanan Turun Drastis, Pemkab Taput Restrukturisasi Pinjaman PEN Jadi 15 Tahun&lrm.
Sumut 2 jam lalu
Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Jalan Lama, Tebing Tinggi.
Peristiwa 2 jam lalu
Kunker ke Tapteng, Kapolda Sumut Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rusun Polres Tapanuli Tengah.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Labuhanbatu Musibah kebakaran kembali menyisakan duka bagi warga Kecamatan Panai Hulu. Dua unit rumah warga ludes dilalap s
Peristiwa 3 jam lalu