POSMETRO MEDAN- Akibat curah hujan tinggi di wilayah hulu, debit air Sungai Deli mengalami peningkatan dan meluap ke pemukiman warga pada Selasa (25/08/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Babinsa Koramil 0201-05/MB Kodim 0201/Medan langsung turun ke lapangan untuk melaksanakan pemantauan serta memastikan kondisi wilayah tetap terkendali.
Di wilayah Kecamatan Medan Maimun, beberapa kelurahan terdampak banjir di antaranya Kelurahan Kampung Baru, Sei Mati, Aur, Sukaraja, Hamdan, dan Jati.
Ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 80 cm, dengan kondisi air sebagian masih menggenangi halaman dan telah masuk ke dalam rumah warga. Meski demikian, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi.
Baca Juga:
Sementara itu, di wilayah Kecamatan Medan Polonia, hanya Kelurahan Suka Damai yang terdampak genangan air dengan ketinggian sekitar 20 hingga 50 cm. Sedangkan Kelurahan Sari Rejo, Anggrung, Madras Hulu, dan Polonia dilaporkan tidak terdampak, meskipun
Baca Juga:
Babinsa tetap melaksanakan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan debit air Sungai Babura.
Untuk wilayah Kecamatan Medan Baru, seluruh kelurahan seperti Petisah Hulu, Titi Rantai, Merdeka, Padang Bulan, Darat, dan Babura tidak terdampak banjir. Namun demikian, Babinsa tetap siaga dan terus memonitor situasi guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air.
Danramil 0201-05/MB Kapten Inf Sabur Utomo --seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @KodimMedan Pendim yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Rabu 26 Agustus 2026-- menyampaikan jajaran Babinsa terus bersiaga di lapangan guna memantau perkembangan situasi serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
"Babinsa kami tetap berada di wilayah binaan untuk memastikan kondisi aman dan memberikan bantuan apabila dibutuhkan. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada, terutama jika curah hujan kembali meningkat," ujarnya.
Hingga kini, kondisi air di beberapa titik masih bertahan, dan pemantauan masih berkelanjutan oleh aparat kewilayahan.***
Tags
beritaTerkait
komentar