Berbagai intervensi pembangunan tersebut berjalan seiring dengan perbaikan sejumlah indikator makro. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Deli Serdang mencapai 4,55 persen, PDRB per kapita meningkat menjadi Rp78,08 juta, tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 7,69 persen, dan angka kemiskinan turun menjadi 3,11 persen. IPM juga meningkat menjadi 78,29.
Dari sisi perencanaan, RKPD Deli Serdang 2026 telah diselaraskan dengan RKP 2026. Sebesar Rp5,18 triliun anggaran RKPD 2026 diarahkan untuk mendukung delapan Prioritas Nasional melalui 2.374 subkegiatan.
Baca Juga:
Asri Ludin Tambunan menegaskan, masuknya Deli Serdang dalam tiga besar nasional PPD 2026 menjadi momentum untuk memastikan perencanaan pembangunan tidak berhenti pada dokumen dan program, tetapi menghasilkan perubahan yang terukur bagi masyarakat.
"Pada akhirnya, pembangunan harus membawa perubahan. Ketika kemiskinan turun, pengangguran turun, IPM meningkat dan ekonomi tumbuh, di situlah kita melihat pembangunan memberikan dampak," tegasnya.
Baca Juga:
Presentasi di hadapan tim penilai turut dihadiri Sekretaris Daerah Dedi Maswardy; Ketua TP PKK, Jelita Asri Ludin Tambunan; Kepala Bappedalitbang Yetti Sembiring; Inspektur, Edwin Nasution; serta jajaran pimpinan perangkat daerah lainnya. ( Drt)
Tags
beritaTerkait
komentar