Pemerhati: Jangan-jangan Ada Kongkalikong
Baca Juga:
Pemerhati pembangunan dan kesehatan masyarakat Karo, Ndarami Sembiring mempertanyakan proses tender serta tambahan anggaran Rp8,5 miliar tersebut.
Baca Juga:
"Dalam tahap tender pembangunan rumah sakit umum daerah Kabupaten Karo diikuti lima belas peserta, tapi hanya tiga peserta yang melakukan penawaran. Itu kenapa? Jangan-jangan ada kongkalikong-nya," selidiknya.
Lanjut Ndarami Sembiring, mengenai pengembalian dana transfer daerah Rp8,5 miliar untuk pembangunan rumah sakit umum daerah Kabupaten Karo tahun 2026, dirinya mempertanyakan ke mana anggaran itu dan mengapa tidak dilakukan proses penyerapan serta percepatan penggunaan anggaran untuk pembangunan rumah sakit umum.
"Anggaran tender pembangunan RSUD Rp1.533.200.000 kapan selesainya? Sedangkan kita tahu kondisi dan status rumah sakit umum sekarang bagaimana latar belakangnya. Maka saya berharap kepada Bupati Karo, Antonius Ginting, dan Pemerintah Kabupaten Karo segeralah mencari jalan untuk merampungkan pembangunan RSUD, karena Desember 2027 perjanjian Pemkab Karo dengan GBKP bakal berakhir," telisik Ndarami Sembiring.(JpG)
Tags
beritaTerkait
komentar