POSMETRO MEDAN- 127 atlet Taekwondo dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan sekitarnya mengikuti Super Taekwondo Championship 2026 Piala Wali Kota Sibolga yang digelar di GOR Aek Parombunan, Kota Sibolga, mulai tanggal 11 hingga 13 September 2026.
Kejuaraan ini resmi dibuka Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, pada Sabtu (12/09/2026). Pembukaan ditandai secara simbolis dengan pemecahan papan kayu menggunakan teknik kyupa.
Super Taekwondo Championship 2026 mempertandingkan nomor Kyorugi (pertarungan) dan Poomsae (jurus) untuk kategori Pra-Cadet, Cadet, dan Junior. Kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus sarana uji tanding dan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (PORPROVSU).
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia (TI) Sibolga, panitia, pelatih, orang tua atlet, peserta, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kejuaraan.
Menurut Wali Kota, seperti disiarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @Pemerintah kota sibolga yang terlihat POSMETRO MEDAN Sabtu 12 September 2026-- kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota Sibolga terhadap pengembangan olahraga sekaligus pembinaan generasi muda. Wali Kota juga mengapresiasi perkembangan prestasi atlet Taekwondo Sibolga yang sebelumnya telah mengikuti kejuaraan internasional di Malaysia dan berhasil meraih medali emas, perak dan perunggu.
Baca Juga:
Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sibolga bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing akan terus mendukung kegiatan olahraga dan aktivitas positif bagi generasi muda. Menurut Wali Kota, tersedianya wadah olahraga yang sehat dan produktif penting dalam membentuk generasi yang berprestasi serta mencegah berbagai perilaku menyimpang, termasuk penyalahgunaan narkoba dan tawuran.
"Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik sampai acara penutupan. Insyaallah, Super Taekwondo Championship ini bukan hanya sekali, tetapi bisa kita laksanakan dua kali, tiga kali dan seterusnya," ujar Wali Kota.
Kepada para wasit dan juri, Wali Kota berpesan agar menjalankan tugas secara objektif, adil, dan profesional. Wali Kota juga menyambut baik kehadiran para atlet dan kontingen dari luar daerah serta menegaskan bahwa Kota Sibolga terbuka bagi semua kalangan.
Sementara itu, Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia Kota Sibolga yang juga Plt. Ketua KONI Kota Sibolga, Hendri Liono, menyebut Super Taekwondo Championship 2026 sebagai momentum penting bagi perkembangan Taekwondo di kawasan Tapanuli.
"Kejuaraan Super Taekwondo Championship 2026 ini merupakan sejarah baru karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di Tapanuli, tepatnya di Kota Sibolga yang kita cintai," ucapnya.
Hendri mengatakan, kejuaraan tersebut tidak hanya berorientasi pada perebutan medali dan hadiah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan, uji tanding, dan persiapan atlet menghadapi PORPROVSU.
"Dari gelanggang inilah kita ingin melahirkan atlet-atlet tangguh yang siap membawa nama harum daerah masing-masing ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional," ujarnya.
Ia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Sibolga terhadap pembinaan atlet, termasuk dalam keikutsertaan atlet Taekwondo Sibolga pada MBW International Taekwondo Championship di Malaysia.
Hendri juga menyampaikan kesiapan Kota Sibolga menjadi tuan rumah berbagai agenda Taekwondo tingkat provinsi maupun nasional. Ia berharap dukungan terhadap pengembangan fasilitas olahraga bela diri dapat terus diperkuat, termasuk pembangunan gedung martial arts sebagai sarana latihan dan sparring atlet.
Kepada para atlet, ia berpesan agar bertanding dengan penuh semangat, disiplin, keberanian, dan menjunjung tinggi sportivitas.***
Tags
beritaTerkait
komentar