Sabtu, 12 September 2026

Perkuat Ketahanan Pangan, Wabup Lom Lom Suwondo Dorong Pesantren Al-Hidayah Kembangkan Bawang Merah

Evi Tanjung - Sabtu, 12 September 2026 19:19 WIB
Perkuat Ketahanan Pangan, Wabup Lom Lom Suwondo Dorong Pesantren Al-Hidayah Kembangkan Bawang Merah
Ist/Diskominfostan
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, mendorong Pondok Pesantren Al-Hidayah di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, untuk mengembangkan budidaya bawang merah

Selain bawang merah, Pondok Pesantren Al-Hidayah juga mengembangkan tanaman aren sebagai tanaman konservasi sekaligus sumber pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ribuan pohon aren telah ditanam di kawasan pesantren dan hasilnya mulai diolah menjadi berbagai produk, seperti gula cetak, gula semut dan kolang-kaling.

"Kami berharap mendapat dukungan dari semua pihak, karena ini untuk anak-anak bangsa, untuk kemandirian pesantren dan masyarakat Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru," katanya.

Baca Juga:

Ketua Satgaswil Densus 88 Antiteror Polri, Kurnia Hadi, turut menyatakan dukungan terhadap program pemberdayaan yang dilakukan Pondok Pesantren Al-Hidayah. Menurutnya, pemberdayaan melalui ketahanan pangan sejalan dengan upaya pembinaan yang dilakukan Densus 88 terhadap mantan narapidana terorisme.

Ia berharap program pemberdayaan di pesantren tersebut dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menilai pengembangan bawang merah di Pondok Pesantren Al-Hidayah merupakan langkah strategis untuk mendukung ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Menurutnya, pencapaian kemandirian pangan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pesantren dan lembaga pendidikan, dalam memanfaatkan lahan yang tersedia.

"Kalau seandainya semua institusi pendidikan di luar binaan negara melakukan seperti yang dilakukan Pak Khairul Ghazali, memanfaatkan lahan yang ada untuk ketahanan pangan, saya pikir apa yang menjadi target pemerintah akan lebih cepat tercapai," katanya.

Sugiat juga mendorong agar hasil pertanian tidak berhenti pada penjualan bahan mentah. Bawang merah hasil budidaya dapat dikembangkan menjadi produk olahan untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan.

"Jangan langsung dijual mentah. Kalau bisa dihilirisasi dengan bawang goreng yang packaging-nya keren, tentu nilainya jauh lebih mahal," ujarnya.

Selain bawang merah, Sugiat mengapresiasi pengembangan aren yang dilakukan Pondok Pesantren Al-Hidayah. Menurutnya, pengembangan komoditas pertanian sekaligus konservasi tersebut menunjukkan potensi pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Tags
beritaTerkait
Lom Lom Suwondo Dukung Percepatan Reforma Agraria di Deli Serdang
Lom Lom Suwondo Sampaikan Penjelasan Bupati Atas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Pemkab Deli Serdang Dukung Peran Aktif Halimah dalam Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba di Rantau Panjang
Presiden Resmikan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih, Deli Serdang Siapkan 394 Koperasi
Menteri PPPA Apresiasi Koperasi Medan Krio, Ekonomi Keluarga Kunci Perlindungan Anak
komentar
beritaTerbaru