Vandiko juga mendorong kader-kader marga Sinaga yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir untuk turut mengambil bagian dalam kepengurusan punguan.
"Seluruh birokrat di Samosir harus aktif di punguan marga. Karena apa yang diterima dan rezeki yang diterima merupakan doa-doa dari seluruh orang tua, termasuk punguan marga," kata Vandiko.
Baca Juga:
Pesan tersebut menggambarkan pentingnya menjaga hubungan antara keberhasilan pribadi, penghormatan kepada orang tua dan leluhur, serta tanggung jawab untuk kembali memberi manfaat bagi keluarga, punguan dan masyarakat.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menyampaikan kebanggaannya melihat antusiasme pomparan Toga Sinaga yang hadir dalam pelantikan. Menurutnya, kehadiran seluruh pomparan menjadi gambaran nyata kuatnya persatuan dan kesatuan dalam tubuh PPTSB.
Baca Juga:
"Semoga kebersamaan ini terus menjadi semangat untuk membangun generasi dan pembangunan Samosir," ungkap Ariston.
Pelantikan PPTSB juga menjadi momentum memperkuat keterkaitan antara budaya, masyarakat dan pengembangan pariwisata Samosir. Dalam rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan Sosialisasi Promosi Event Berbasis Budaya Daerah untuk Menjadikan Kearifan Lokal sebagai Magnet Wisata Global yang digelar Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events), Kementerian Pariwisata RI.
Meily Magdalena Nababan dari Kementerian Pariwisata RI menyampaikan bahwa Samosir memiliki kekayaan budaya dan keindahan alam yang menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata.
Ia menilai pengembangan pariwisata tidak hanya berkaitan dengan destinasi, tetapi juga bagaimana kearifan lokal dan budaya masyarakat dikemas menjadi kekuatan yang mampu menarik wisatawan.
"Perkembangan pariwisata harus memberi dampak nyata kepada masyarakat," ungkap Meily.
Tags
beritaTerkait
komentar