Jumat, 02 Oktober 2026

Gigihnya Darma Putra Rangkuti Sosialisasikan Pentingnya Perlindungan Pekerja Rentan

Toga Nainggolan - Jumat, 02 Oktober 2026 14:51 WIB
Gigihnya Darma Putra Rangkuti Sosialisasikan Pentingnya Perlindungan Pekerja Rentan

POSMETRO MEDAN

SIMALUNGUN-PEMATANGSIANTAR — Bagi Darma Putra Rangkuti, S.Hut., M.Si., reses bukan sebatas pertemuan, menyerap aspirasi, lalu kembali ke gedung parlemen. Baginya, bertemu masyarakat adalah kesempatan untuk benar-benar mendengar, berdiskusi sekaligus menyampaikan hal-hal yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari warga.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumatera Utara itu memanfaatkan Reses I Masa Sidang III Tahun 2026–2027 dengan menemui masyarakat di sejumlah titik di daerah pemilihannya, Simalungun dan Kota Pematangsiantar.

Baca Juga:

Baca Juga:

Sepanjang rangkaian reses, 21–31 September 2026, anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar tersebut antara lain menyambangi Nagori Perdagangan III, Nagori Marihat Bukit, Nagori Karangsari, mengikuti Fun Walk di Nagori Bosar, serta bertemu masyarakat di Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Sitalasari, Kota Pematangsiantar.

Darma Putra juga hadir dalam Jalan Santai bersama Karang Taruna dalam rangka HUT ke-66 Karang Taruna di Kelurahan Proklamasi, Kota Pematangsiantar.

Di setiap tempat, suasana pertemuan berlangsung cair. Warga tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga dapat berbincang langsung dengan wakil mereka di DPRD Sumut tersebut.

"Bertemu langsung dengan masyarakat selalu punya cerita tersendiri. Suasana yang hangat dan penuh keterbukaan membuat kami bisa duduk bersama, berdiskusi, dan mendengar langsung berbagai aspirasi serta persoalan yang dirasakan masyarakat," ujar Darma.

Jaminan Sosial untuk Mereka yang Paling Rentan

Salah satu isu yang secara konsisten disampaikan Darma dalam rangkaian reses tersebut adalah pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan.

Bersama BPJS Ketenagakerjaan, ia mengajak masyarakat memahami pentingnya perlindungan ketika seseorang menghadapi risiko akibat pekerjaan maupun risiko kehidupan yang dapat berdampak langsung terhadap ekonomi keluarga.

Isu ini menjadi penting karena tidak semua pekerja memiliki pekerjaan formal dengan penghasilan tetap dan perlindungan dari pemberi kerja. Pekerja mandiri, pedagang kecil, petani, nelayan, pengemudi, pekerja lepas, pekerja harian, hingga berbagai kelompok pekerja informal dapat berada dalam posisi rentan ketika mengalami kecelakaan, sakit akibat pekerjaan, atau meninggal dunia.

BPJS Ketenagakerjaan sendiri menyediakan skema bagi pekerja Bukan Penerima Upah (BPU), termasuk pekerja mandiri. Untuk kelompok ini tersedia antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT). JKK memberikan manfaat berupa pelayanan kesehatan dan manfaat uang tunai ketika peserta mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat lingkungan kerja.

Sementara JKM memberikan manfaat kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. Dengan demikian, perlindungan tersebut bukan hanya menyangkut pekerja, tetapi juga keberlangsungan kehidupan keluarganya.

Secara lebih luas, jaminan sosial memang merupakan hak warga negara. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional menegaskan hak setiap orang atas jaminan sosial dan mengatur penyelenggaraan jaminan sosial secara menyeluruh bagi rakyat Indonesia.

Karena itu, bagi pekerja yang hidup dari penghasilan harian atau usaha kecil, perlindungan tersebut memiliki arti yang sangat besar. Satu kecelakaan kerja tidak hanya dapat menghentikan aktivitas mencari nafkah, tetapi juga berpotensi mengguncang ekonomi seluruh keluarga.

"Harapannya, masyarakat semakin memahami manfaat perlindungan sosial dan mengetahui hak yang bisa mereka dapatkan ketika menghadapi risiko dalam bekerja," kata Darma.

Hadir, Mendengar, dan Menjaga Kedekatan

Menariknya, sosialisasi jaminan sosial itu tidak disampaikan dalam suasana yang kaku. Darma memilih hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pertemuan warga hingga kegiatan olahraga dan kepemudaan.

Di sela-sela kegiatan tersebut, ia juga mengingatkan masyarakat mengenai bahaya narkotika.

"Ada satu hal lain yang juga tidak kalah penting untuk menjadi perhatian kita bersama yaitu bahaya narkotika. Mari mulai dari keluarga, dengan saling memperhatikan, membangun komunikasi, dan menjaga lingkungan agar tetap sehat dan jauh dari narkotika," ujarnya.

Kehadiran Darma di tengah masyarakat mendapat sambutan hangat. Sejumlah tokoh masyarakat menilai dirinya sebagai wakil rakyat yang tidak menjaga jarak dengan konstituen.

Bagi mereka, kehadiran seorang anggota legislatif bukan semata-mata soal datang ketika membutuhkan suara, melainkan kesediaan untuk terus kembali menemui masyarakat setelah pemilihan selesai.

Kesan itulah yang tampak dalam rangkaian reses Darma Putra kali ini. Ia tidak hanya hadir dalam forum resmi, tetapi juga menyatu dalam aktivitas warga, berjalan bersama, berbincang, mendengar keluhan, dan menyampaikan informasi yang dianggap penting bagi kehidupan masyarakat.

Semangat tersebut menjadi bagian dari cara Darma memaknai tugasnya sebagai wakil rakyat.

Sebab, bagi masyarakat kecil, perhatian terhadap persoalan yang tampak sederhana sering kali justru memiliki arti besar. Termasuk memastikan bahwa seorang pekerja yang setiap hari bekerja keras untuk keluarganya tidak kehilangan seluruh sumber penghidupan hanya karena sebuah risiko yang sebenarnya dapat diproteksi.

Dan dari tengah masyarakat itulah, Darma kembali membawa aspirasi, cerita, sekaligus persoalan nyata warga ke meja legislatif.

Dengan begitu, reses tidak berhenti sebagai agenda administratif lima tahunan, tetapi menjadi ruang untuk menjaga hubungan antara wakil rakyat dan mereka yang diwakilinya.

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Alamak...!!! 5 Ekor Lembu Warga Ditemukan Mati di Perkebunan Serbelawan
Darma Putra Rangkuti Membaur di Tengah Warga, Jalan Santai HUT ke-66 Karang Taruna Simalungun
Mengenal Lebih Dekat Sosok Kapolres Simalungun, AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M
Wesly Silalahi Hadiri Baksoskes Sambut HUT ke-81 TNI di Wilayah Kodim 0207/Simalungun
AKBP Hendri Nupia Dinka Barus Resmi Gantikan AKBP Marganda Aritonang
Bea Cukai Amankan 448.300 Batang Rokok Ilegal di Simalungun
komentar
beritaTerbaru