Kamis, 22 Oktober 2026
KMP Taput

Desak Dinas Pendidikan Evaluasi PTM 100 Persen

Jangan Tunggu Anak Jatuh Sakit!
Evi Tanjung - Kamis, 22 Oktober 2026 15:28 WIB
Desak Dinas Pendidikan Evaluasi PTM 100 Persen
Hen

Sebagai langkah antisipasi, Komunitas Mahasiswa Peduli Tapanuli Utara mendesak Dinas Pendidikan mengevaluasi PTM 100 persen dan mempertimbangkan pemberlakuan kembali Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

bagi siswa PAUD/TK, SD, dan SMP apabila hasil pemantauan menunjukkan kualitas udara belum aman untuk kegiatan belajar di sekolah.

Baca Juga:

Selain itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait diminta melakukan pemantauan kualitas udara secara berkala, menyampaikan informasi secara transparan kepada masyarakat, serta menjadikan hasil pemantauan sebagai salah satu dasar dalam menentukan kebijakan pembelajaran.

Belaster menilai langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini. Pemerintah jangan sampai baru mengambil tindakan setelah muncul keluhan kesehatan atau dampak yang lebih serius terhadap peserta didik.

Baca Juga:

"Jangan tunggu ada korban dulu baru ada perhatian! Apakah kita harus menunggu anak-anak kita jatuh sakit baru kemudian pemerintah mengambil tindakan? Keselamatan peserta didik harus menjadi prioritas, bukan sesuatu yang baru dipikirkan setelah masalah terjadi," tegasnya.

Bupati dan Wakil Bupati Taput Diminta Beri Perhatian

Komunitas Mahasiswa Peduli Tapanuli Utara juga meminta Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara memberikan perhatian serius terhadap kondisi asap yang masih dikeluhkan masyarakat.

Koordinasi lintas instansi dinilai penting agar pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan. Pihak sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan instansi kesehatan juga diharapkan dapat berperan dalam menyampaikan informasi mengenai situasi yang dihadapi peserta didik.

Menurut Belaster, keterbukaan informasi sangat diperlukan agar masyarakat mengetahui pertimbangan di balik kebijakan PTM 100 persen. Jika kondisi udara belum aman, penyesuaian metode pembelajaran harus dipertimbangkan demi mengurangi risiko kesehatan bagi siswa.

Keselamatan Anak Harus Menjadi Prioritas

Tags
beritaTerkait
JNE kembali mendukung Tim Cosmo JNE FC di Liga Futsal Profesional 2026/2027
Bahas Tantangan Kepemimpinan di Era Mesin Cerdas
Dandim Simalungun Dampingi Ketua TP PKK Sumut Serahkan Kursi Roda Adaptif
Kajati Sumatera Utara Dr.Harli Siregar Selesaikan 2 Perkara Pidana Melalui Restorasi Justice
Dari Meja Pingpong, Rico Waas Incar Pengalaman Senior Dalam Membangun Kota Medan
Wali Kota Medan Rico Waas Ingin Hidupkan Kembali Kehangatan Kerjasama Sister City
komentar
beritaTerbaru