Senin, 02 November 2026

HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah

Jafar Sidik - Senin, 02 November 2026 18:52 WIB
HARI Minta Kapolri Selesaikan Polemik Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Secara Musyawarah
(Dam)
Ketua Harian DPP Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI), HM Nezar Djoeli.

Diketahui, peristiwa penggerebekan Ponpes HQ di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, terjadi pada Selasa (27/10/2026) dini hari sekitar pukul 03.20 WIB.

Saat sebagian besar penghuni pondok pesantren masih terlelap, sejumlah anggota kepolisian bersama personel Brimob bersenjata lengkap mendatangi lokasi.

Baca Juga:

Kedatangan aparat tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus pembakaran dan perusakan warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, pada September 2026.

Namun, proses penggeledahan tersebut menuai sorotan setelah muncul dugaan intimidasi terhadap 12 santriwati dan empat ustazah yang berada di dalam pondok pesantren.

Baca Juga:

Peristiwa ini pun menjadi perhatian publik dan memunculkan desakan agar penanganannya dilakukan secara profesional, proporsional, serta tetap mengedepankan perlindungan terhadap anak-anak di lingkungan pendidikan.

Tags
beritaTerkait
Polisi Bekuk Pengedar Sabu di Pinangsori Tapteng, 14 Paket Disita
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kakanwil Kemenagsu Dorong Generasi Muda Terus Berempati
Lom Lom Suwondo Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98
Puluhan Santri Pesantren Madzillah Alami Pening, Muntah-muntah dan Mencret Usai Santap Makanan pada HSN di Alun-alun Pemkab Deli Serdang
Wabup Apresiasi Sanggar Tamora 88 sebagai Wadah Pelestarian Budaya Melayu
Lom Lom Suwondo Minta PPID Perangkat Daerah Tingkatkan Pelayanan Informasi Publik
komentar
beritaTerbaru