Minggu, 08 November 2026

Byar Pet lagi di Tridarma, Picu Ketegangan Pos 22 dengan masyarakat

ariswan Ancam Unjuk Rasa
Evi Tanjung - Minggu, 08 November 2026 17:56 WIB
Byar Pet lagi di  Tridarma, Picu Ketegangan Pos 22 dengan masyarakat
ist
PLN ULP Gebang Pos 22 Dusun VIII Tridarma, Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat

Rencana aksi tersebut, menurutnya, merupakan bentuk penyampaian aspirasi dan kontrol sosial atas persoalan pelayanan kelistrikan yang selama ini dikeluhkan masyarakat Dusun VIII Tridarma.

Ariswan menyebut persoalan yang terjadi di wilayah tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemadaman listrik berulang. Terdapat sejumlah persoalan kelistrikan lainnya yang juga akan dihimpun dan disampaikan kepada pihak PLN agar memperoleh penanganan serta penjelasan secara terbuka.

Baca Juga:

"Kami sedang menyiapkan langkah konsolidasi untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada PLN ULP Gebang, UP3 Binjai, dan UID Sumatera Utara. Kami ingin seluruh persoalan kelistrikan di Dusun VIII Tridarma dibuka dan ditindaklanjuti secara serius. Jangan sampai masyarakat terus-menerus menghadapi persoalan yang sama tanpa kepastian penyelesaian," ungkapnya.

Lebih jauh, Ariswan juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) agar memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan kelistrikan yang dikeluhkan masyarakat di Dusun VIII Tridarma. Ia meminta agar dilakukan penelaahan dan penyelidikan sesuai kewenangan apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum berdasarkan bukti dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, setiap persoalan yang berkaitan dengan pelayanan kelistrikan perlu ditangani secara transparan, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan maupun ketidakpercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.

PERMADA berharap General Manager PLN UID Sumatera Utara, manajemen PLN UP3 Binjai, serta Manager PLN ULP Gebang segera memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut, termasuk melakukan klarifikasi atas dugaan sikap petugas berinisial S dan memastikan penyebab pemadaman listrik berulang di Dusun VIII Tridarma.

Sebab, bagi masyarakat, listrik bukan sekadar kebutuhan tambahan, melainkan bagian penting dari aktivitas rumah tangga, pendidikan, perekonomian, dan kehidupan sehari-hari.

Ariswan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut sampai masyarakat mendapatkan penjelasan dan kepastian pelayanan yang layak. Ia juga berharap PLN tidak hanya berfokus pada penanganan gangguan teknis, tetapi turut memastikan setiap petugas di lapangan menjalankan tugas dengan mengedepankan etika pelayanan, profesionalitas, dan penghormatan terhadap hak-hak pelanggan. ( Red)

Tags
beritaTerkait
Anggota DPRD Ruslan Tambak: Evaluasi Total PLN atau Rakyat Terus Dirugikan!
Listrik Byar Pet Hantui Sungai Kanan, Barang Elektronik Warga Jadi Korban
komentar
beritaTerbaru