Jumat, 03 Juli 2026

Menteri Kebudayaan: Jamu Laut Tradisi Unik Semoga Bisa Masuk WBTB Indonesia

Administrator - Kamis, 24 Juli 2025 18:16 WIB
Menteri Kebudayaan: Jamu Laut Tradisi Unik Semoga Bisa Masuk WBTB Indonesia
ist
Jamu laut Sergai budaya lokal yang bisa masuk WTWB Indonwesia

POSMETRO MEDAN,SERGAI - Ribuan masyarakat memadati Pantai Indah Seafood, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (23/7/2025). Kemeriahan memuncak saat Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., hadir langsung menandai puncak perayaan Tradisi Nusantara Jamu Laut Masyarakat Nelayan Pesisir Pantai Timur Kabupaten Sergai Provinsi Sumatera Utara.

Acara akbar ini merupakan bukti nyata komitmen kuat melestarikan adat dan Budaya Melayu, sekaligus mempertegas identitas bangsa.

Didampingi Bupati Sergai, H. Darma Wijaya, dan Wakil Bupati H. Adlin Tambunan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi tinggi tradisi Jamu Laut.

Baca Juga:

"Kegiatan ini kearifan lokal yang luar biasa, cara kita menghargai alam. Ini juga cerminan harmoni antara manusia, khususnya nelayan, dengan alam," ujarnya. Ia berharap tradisi Jamu Laut ini bisa meningkatkan penghasilan nelayan dengan tangkapan ikan yang lebih banyak, sekaligus menjadi sumber protein vital bagi masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, Menteri Fadli Zon punya harapan besar terhadap tradisi yang terbilang baik dan perlu dilestarikan. "Ini tradisi yang cukup unik, mudah-mudahan tahun ini kita bisa mencatatkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia," serunya, disambut gemuruh tepuk tangan.

Baca Juga:

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sergai H. Darma Wijaya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menteri Kebudayaan RI. "Kehadiran Bapak Menteri Fadli Zon adalah kehormatan besar, menunjukkan perhatian serius pemerintah pusat terhadap budaya dan tradisi lokal kami di Tanah Bertuah Negeri Beradat," ujar Bupati Darma Wijaya.

Dijelaskannya bahwa tradisi Jamu Laut adalah ritual syukur masyarakat pesisir atas rezeki dan keselamatan dari laut. "Tradisi ini melambangkan harmoni manusia, alam, dan pencipta, mengandung nilai spiritual, sosial, dan ekologis yang mendalam," jelasnya.

Selain Jamu Laut, sebutnya lagi, Kabupaten Sergai juga punya tradisi Jamu Ladang, yang juga digelar seminggu sebelumnya sebagai wujud syukur panen dan menyambut musim tanam baru. Pemkab Sergai berkomitmen penuh memperkuat program budaya daerah, seperti pendidikan, pengarsipan, dan promosi budaya lokal hingga kancah internasional.

"Kami sudah mengusulkan Jamu Laut ke Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Sumatera Utara dan berharap dukungan Kementerian Kebudayaan," tambahnya seraya menambahkan bahwa penetapan ini akan menyemangati generasi muda melestarikan kearifan lokal sebagai jati diri bangsa.

Editor
: Evi Tanjung
Tags
beritaTerkait
Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2026 di Martubung Meriah
LPPM Unimed Kelola Tanaman Rempah jadi Biskuit Bersama Warga Pantai Labu
AMS Distrik Labuhanbatu Beri Ucapan Selamat dan Siap Bersinergi dengan Ketum Rully Alfiady
Muhdi Kurnia Bawa Manuskrip Tari Melayu 1957 ke Era Digital
Pagelaran Seni dan Budaya MAN 2 Langkat Diapresiasi Banyak Pihak
Rico Waas Dorong Belawan Jadi Pusat Event Religi, Festival Budaya Islam Siap di Gelar
komentar
beritaTerbaru