Sabtu, 04 April 2026

Polres Tapsel Ungkap Kerangka Manusia di Kebun Sawit, Korban Tewas Ditembak Pakai Senapan Angin

Faliruddin Lubis - Sabtu, 31 Mei 2025 08:36 WIB
Polres Tapsel Ungkap Kerangka Manusia di Kebun Sawit, Korban Tewas Ditembak Pakai Senapan Angin
Ist/Polres Tapsel
Kapolres Tapsel AKBP Yasir Ahmadi saat merilis kasus penemuan kerangka manusia.

POSMETRO MEDAN,Tapanuli Selatan - Penemuan kerangka manusia di kebun sawit di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), membuat heboh warga.

Setelah diselidiki, kerangka tersebut merupakan korban pembunuhan yang ditembak dan dipukuli para pelaku.

Kapolres Tapsel AKBP Yasir Ahmadi mengatakan kerangka manusia itu ditemukan tepatnya di kebun sawit milik warga di Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan pada 22 Mei 2025. Penemuan kerangka itu lalu dilaporkan ke Polres Tapsel.

Baca Juga:

"Setelah kerangka korban ditemukan, dilakukan olah TKP oleh Satreskrim Polres Tapsel," kata Yasir dalam keterangannya, Jumat (30/5/2025).

Berdasarkan hasil penyelidikan, korban adalah seorang wiraswasta bernama Abdul Rahman Pohan (27). Saat ini, ada tiga orang pelaku yang telah ditangkap, yakni Npanoru Waruwu (34), Asrul Hadi Ritonga (22), Peringatan Nouru alias Nata (27). Ketiganya ditangkap pada 25 Mei 2025.

Baca Juga:

"Satreskrim berhasil mengungkap kasus pembunuhan dalam 3×24 jam atau tiga hari usai penemuan kerangka manusia di kebun sawit itu," jelansnya.

Mantan Kapolsek Sunggal itu menyebut pembunuhan itu berawal pada 17 Maret 2025 sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu, ketiga pelaku tengah duduk di teras rumah pelaku Peringatan Nouru.

Selang beberapa waktu, korban melintas di hadapan para pelaku. Karena tak mengenali korban, para pelaku pun memanggilnya dan menginterogasinya. Belakangan, pelaku Npanoru Waruwu serta Peringatan Nouru emosi dan memukuli korban ke arah wajah dan menendangnya.

"Selanjutnya, NW (Npanoru) mengikat tangan korban ke arah belakang. Para pelaku kemudian membawa korban ke kebun sawit milik masyarakat," sebut Yasir.

Di kebun sawit yang berjarak sekitar 20 meter dari lokasi awal tersebut, pelaku Npanoru menembak korban menggunakan senapan angin merek Neo Rembo yang sudah disiapkan oleh pelaku Peringatan Nouru.

Tags
beritaTerkait
Rumah Zakat Salurkan Fidyah  di Desa Batu Hula, Tapanuli Selatan
Kerangka di Sungai Batangtoru Diduga Warga yang Hilang saat Banjir
Polda Sumut Bongkar Tambang Emas Ilegal Beromzet Miliaran:   17 Orang dan 14 Ekskavator Diamankan
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid di Hunian Tetap dan Sementara Desa Tolang Julu Tapanuli Selatan
Saat Tambang Emas Martabe Terhenti, Harapan Pekerja Ikut Terpangkas
Dari Puing Banjir ke Hunian Sementara: Brimob dan Warga Bangun Rumah Swadaya di Tolang Julu
komentar
beritaTerbaru